JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini proporsi konsumen Pertamax yang beralih menggunakan Pertalite tidak akan dominan.
Menurut Purbaya, sebagian konsumen tetap akan bertahan menggunakan Pertamax untuk menjaga performa dan kondisi kendaraannya.
Namun demikian, Purbaya mengaku belum menghitung potensi tambahan anggaran subsidi akibat peralihan konsumen Pertamax ke BBM bersubsidi seperti Pertalite.
“Kami enggak hitung (potensi tambahan anggaran subsidi). Tapi begini, pasti ada beberapa persen yang pindah, cuma kan harusnya enggak semuanya pindah," kata Purbaya usai menghadiri rapat terkait RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (11/6/2026), dikutip Antara.
"Kenapa? Karena yang beli Pertamax tahu mobilnya cocok untuk Pertamax."
Baca Juga: Harga Pertamax Melambung, Pakar Minta Pemerintah Antisipasi Migrasi Konsumen ke Pertalite
Purbaya menambahkan pihaknya belum berencana menghitung potensi tambahan anggaran subsidi BBM akibat kenaikan harga Pertamax.
Proyeksi persentase perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite pun disebutnya telah diserahkan ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan perpindahan konsumen Pertamax ke Pertalite sehari setelah kenaikan harga belum masif.
Kendati demikian, Anggia menyebut, pihaknya telah mengantisipasi peralihan konsumen dengan penggunaan kode batang (QR code) untuk pembelian Pertalite, serta memerintahkan Pertamina meningkatkan pengawasan pembelian Pertalite.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- peralihan konsumen ke pertalite
- purbaya yudhi sadewa
- kenaikan harga pertamax
- anggaran subsidi bbm
- pertamax





