Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Kamis (11/6) ditopang kenaikan saham semikonduktor. Kenaikan ini terjadi usai Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran yang semula dijadwalkan pada malam hari dan menyebut AS akan segera menandatangani kesepakatan dengan negara tersebut.
Indeks S&P 500 naik 1,75% dan ditutup di level 7.394,30. Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 2,54% menjadi 25.809,66. Adapun Dow Jones Industrial Average menguat 929,97 poin atau 1,86% ke posisi 50.848,75.
Manajer Portofolio Senior Globalt Investments Thomas Martin mengatakan, pelaku pasar tampaknya tidak terlalu terguncang oleh konflik di Timur Tengah.
“Laporan inflasi yang kami terima menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak belum benar-benar merembet ke sektor-sektor lain. Fondasi ekonomi masih cukup kuat dan kondisi tersebut cenderung mempertahankan situasi pasar seperti saat ini,” kata Martin dikutip dari CNBC, Jumat (12/6).
Sentimen positif di pasar muncul setelah Trump menyatakan Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan yang memastikan Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir.
Sebelumnya, Trump melalui platform Truth Social mengumumkan pembatalan serangan dan pengeboman terhadap Iran yang semula dijadwalkan berlangsung pada malam hari. Dia juga menyebut blokade laut terhadap Iran tetap diberlakukan hingga kesepakatan tersebut rampung.
Sementara itu, meredanya ketegangan geopolitik langsung menekan harga minyak dunia. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,58% menjadi US$ 87,71 per barel, sedangkan minyak Brent merosot 2,92% ke level US$ 90,38 per barel.
Sebelum pengumuman tersebut, pasar sempat diliputi kekhawatiran setelah Trump mengancam akan menyerang Iran dan mengambil alih Pulau Kharg serta sejumlah infrastruktur minyak strategis negara itu.
Penguatan Wall Street juga ditopang oleh rebound saham-saham semikonduktor seperti Micron Technology, Advanced Micro Devices (AMD) dan Intel. ETF sektor semikonduktor iShares Semiconductor ETF (SOXX) melonjak lebih dari 8%.
Saham Intel menjadi salah satu yang mencatat kenaikan terbesar setelah Bank of America menaikkan rekomendasinya dari underperform menjadi buy. Saham perusahaan tersebut melesat 9%.
Optimisme investor juga meningkat menjelang debut SpaceX di pasar modal yang diperkirakan akan semakin menyoroti prospek pertumbuhan industri kecerdasan buatan (AI).



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257870/original/034928000_1781260267-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_16.46.27.jpeg)
