JAKARTA, KOMPAS.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad akhirnya memberi penjelasan mengenai namanya yang terseret kasus suap Bea Cukai.
Dalam kasus tersebut, Raffi Ahmad turut menggandeng pengacara kondang Hotman Paris untuk membelanya.
Baca juga: Penjelasan KPK Soal Nama Raffi Ahmad yang Muncul dalam Pusaran Kasus Suap Bea Cukai
Raffi sendiri sebenarnya selama ini tidak pernah mempersoalkan ketika difitnah melakukan pencucian uang.
Akan tetapi, berhubung dirinya kini seorang pejabat negara, Raffi merasa perlu memberi klarifikasi ketika namanya terseret dalam suatu persidangan kasus korupsi.
Nama Raffi Ahmad TerseretNama Raffi Ahmad muncul dalam sidang dugaan suap pengurusan impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK), Sri Pangastuti alias Tuti, mengakui pernah menerima permintaan bantuan pengiriman laptop dan beberapa iPhone dari Amerika Serikat yang dikaitkan dengan nama Raffi Ahmad.
Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengonfirmasi percakapan WhatsApp milik Tuti terkait permintaan pengiriman barang elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia.
“Ibu pernah diminta bantuan untuk, ini ada di chat komunikasi WA Ibu, Ibu pernah diminta bantuan untuk mengirimkan laptop sama iPhone dari Amerika Serikat?” tanya JPU di persidangan.
Baca juga: Raffi Ahmad Tegaskan Tak Pernah Terima Kiriman iPhone dari BlueRay
Tuti membenarkan adanya komunikasi tersebut. Namun, ia mengaku menolak membantu pengurusan barang itu.
“Jadi ya, kan barang ini ada sparepart komputer ke Bali, antara Pak Yohanes sama orang saya mau mengirimkan laptop sama iPhone, tapi kan kami enggak mau. Ya memang pernah,” jawab Tuti.
Jaksa kemudian membacakan isi percakapan WhatsApp tertanggal 15 Oktober 2025 antara Tuti dan Yohanes yakni karyawan John.
“Siang Ibu Tuti, kebetulan ada Raffi Ahmad kan lagi ke USA main ke kantor kita ada mau kirim laptop dan iPhone, IMEI mereka urus sendiri katanya, apakah bisa? ” tulis pesan Yohanes.
“Siang Pak Yohanes, boleh kita bantu nanti Mba Dewi bantu koordinasi ya," balas Tuti.
Baca juga: Kasus Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Tegaskan Tak Ada Transaksi dengan Blueray
Percakapan berlanjut saat Yohanes menyebut koordinasi pengiriman beberapa iPhone telah siap dibantu.
Tuti kemudian menanyakan jumlah unit iPhone yang akan dikirim, sebelum muncul pesan lain yang meminta dirinya memilih warna iPhone atas arahan John.





