Duduk Perkara OTT KPK ke Bupati Muara Enim yang Melebar hingga BPK

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK Bupati Muara Enim nonaktif Edison melebar hingga BPK. Edison kini menyandang dua status sebagai tersangka penerima dan pemberi suap.

OTT KPK di Kabupaten Muara Enim dilakukan pada Minggu (7/6) malam. KPK menggandeng Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi Edison. KPK menyampaikan kerja sama dengan Kortas Tipikor Polri dalam hal joint investigation.

Hasilnya, KPK menetapkan Edison menjadi tersangka dalam perkara suap pada proyek pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

KPK menjabarkan alur perintah yang diberikan Edison ke pegawai di Disdikbud. Edison memerintahkan Sekretaris Disdikbud Kabupaten Muara Enim Abi Nurwardani (ABN) membuat rekening atas nama pihak ketiga atau nominee dari sejumlah pegawai Pemkab guna menampung duit suap.

"Saudara EDS selaku Bupati Muara Enim perintahkan ABN untuk menyamarkan aliran dana dari rekanan. Para pihak menggunakan modus buka tutup rekening nominee ataupun melalui setoran secara cash (tunai) dari para rekanan di lingkup Pemkab Muara Enim," ujar Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: KPK Sisir Seluruh Audit BPK di Pemkab Muara Enim Usai Kasus Suap Smart Board

Abi diduga menjadi operator dari rekening-rekening nominee tersebut. Bahkan, Abi juga yang mendistribusikan uang hasil suap pengadaan smart board ini kepada sejumlah pihak, termasuk Edison.

Uang 'Jaga Hubungan Baik' Rp 500 Juta

Abi diduga menerima uang suap dari marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA), tersangka Cory Erin Hardi (CRH). PT MSA merupakan supplier smart board ke PT My Icon Technology (MIT) yang mendapatkan proyek pengadaan di Disdikbud Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran 2025.

"Saudara ABN selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menerima uang tunai sejumlah Rp 500 juta dari CRH. Penerimaan dari pihak swasta tersebut, diduga terkait pengadaan-pengadaan sebelumnya," ujar Taufik.

Uang itu diberikan Cory kepada Abi untuk 'menjaga hubungan baik ke depan'. Harapannya, agar kerja sama PT MSA dengan Pemkab Muara Enim bisa terus berjalan mulus.

"Di balik pemberian tersebut ada maksud dan tujuan, agar pihak swasta dapat menjaga 'hubungan baik ke depan' dengan pemerintah daerah, sehingga mereka dapat dimenangkan kembali dalam proyek-proyek daerah berikutnya," imbuhnya.

Baca juga: KPK: Bupati Muara Enim Beri Suap Sulap Hasil Audit demi WTP dari BPK

KPK menyita uang Rp 2 miliar dari hasil OTT di Kabupaten Muara Enim. Barang bukti uang yang disita ini terdiri atas rupiah, riyal, hingga dolar.

Selain mengamankan uang tunai, penyidik juga turut menyita saldo dalam rekening. Saldo dalam rekening tersebut diduga terkait dengan penerima yang diperoleh Edison.

"Total sekitar hampir Rp 2 miliar yang diamankan oleh tim dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini," ujarnya.




(idn/idn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serba Pertama di Piala Dunia 2026: Gol, Kemenangan, hingga Kartu Merah Perdana
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Mbak Wali Ajak Pemilik Toko Tolak Rokok Ilegal demi Jaga Iklim Usaha Sehat di Kota Kediri
• 13 jam laluberitajatim.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.709.000 per Gram, Galeri24 Rp 2.663.000
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Pantau Pergerakan Saham MEDC, PGAS hingga VKTR
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.