Tersangka Baru Kasus MBG: Orang Dekat Sony & Berperan Atur Titik SPPG

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG). Tersangka baru tersebut bernama Asep Yusuf Somantri atau AYS selaku pihak swasta.

"Jadi teman-teman media semua, pada hari Sabtu yang lalu tanggal 6 Juni 2026, tim penyidik menetapkan satu orang lagi tersangka atas nama AYS selaku pihak swasta sebagai tersangka," ujar Dirdik Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Dia mengatakan tersangka Asep merupakan pihak swasta yang diminta Sony. Asep diduga mencari mitra dalam rangka pelaksanaan program MBG.

"Dengan kasus posisi sebagai berikut kurang lebih, bahwa AYS ini merupakan pihak swasta yang diminta oleh tersangka SS (Sony Sonjaya) selaku Wakil Kepala BGN untuk mencari mitra dalam rangka pelaksanaan program makan bergizi gratis," ucapnya.

Tersangka Baru Kasus MBG Kongkalikong dengan Sony

Syarief menyebut Sony diduga memberi akses kepada Asep untuk mengintervensi tim verifikator mitra MBG sehingga Sony mengetahui titik dapur yang kosong dan membatalkan status calon SPPG yang telah disetujui di portal mitra MBG.

Dia mengatakan Asep diduga memfasilitasi calon SPPG yang baru mendaftar di portal meski pendaftaran sudah tutup. Asep juga diduga memberikan sejumlah uang kepada Sony.

"Bahwa Saudara SS melawan hukum memberikan akses kepada AYS untuk melakukan intervensi kepada tim verifikator mitra MBG. Sehingga dapat mengetahui titik-titik dapur yang kosong ya, dan mengatur sedemikian rupa calon SPPG yang mendaftar pada portal mitra MBG yang semula telah disetujui kemudian menjadi dibatalkan status pendaftarannya," ucapnya.

"Saudara AYS memfasilitasi SPPG yang baru mendaftar portal yang sudah tutup. Bahwa setelah melakukan pengaturan titik-titik SPPG tersebut, Saudara AYS secara melawan hukum memberikan sejumlah uang ya kepada tersangka SS," ucapnya.

Kejagung Geledah Kantor dan Rumah di Jakarta-Bandung

Selain menetapkan tersangka baru, Kejagung juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bandung. Penggeledahan ini terkait kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.

"Iya, lokasi penggeledahan pada beberapa saat yang lalu memang masih berlangsung ya beberapa tempat itu ada yang di Jakarta ada yang di Bandung ya terus ada di beberapa tempat lain," kata Dirdik Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi di Kejagung, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

"Apa yang kami dapatkan di situ adalah kami masih fokus pada dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik yang mengarah kepada perbuatan para tersangka untuk melengkapi alat bukti yang ada ya," ujarnya.

Lokasi yang digeledah adalah rumah dan kantor. Namun dia belum menjelaskan rumah dan kantor siapa yang digeledah.

"Ada kantor, ada kediaman. Kalau kediaman tiga-tiganya sudah, ya kediaman, kediaman tersangka (di Bandung)," ujar Syarief.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Mereka ialah:

1. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana
2. Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
3. Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.

Kejagung menduga ada penyimpangan dalam tata kelola program MBG. Antara lain dugaan afiliasi para tersangka dengan yayasan pengelola SPPG hingga dugaan mark up pengadaan motor listrik, sepatu, tablet serta televisi.

Saksikan pembahasan selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Jumat (12/6/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"


(vrs/vrs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesawat Tigerair Taiwan Mendarat Darurat di Bandara Hokkaido, Ada Asap dalam Kokpit
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Ditangkap, Bang Jago di Jakut Ngamuk Acungkan Celurit Positif Narkoba
• 13 jam laludetik.com
thumb
ESDM Blak-blakan soal Pemadaman Listrik Bergilir di Jabodetabek Akibat Stok Batu Bara Menipis
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Pramono Resmikan Jakarta Fair 2026, Targetkan Transaksi Tembus Rp 8 Triliun
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Huru-Hara Pertamax Naik! Bos Pertamina Ikut Bersuara, Kenapa BBM Tiba-Tiba Melonjak?
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.