Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal memprioritaskan pembangunan tajuk atau masjid berukuran kecil di daerah-daerah. Hal itu dilakukan sebagai sarana spiritualitas warga dalam setiap saat.

Hal ini dikemukakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam acara 'Peringatan Hari Besar Islam Muharram 1448 Hijriyah' dengan tema: Menguatkan Cinta Islam dan Islam Cinta di 1448 H, Masjid Raya Al-Jabbar, Selasa (9/6/2026).

“Kami ingin membangun masjid-masjid kecil di lingkungan masyarakat yang membutuhkannya dalam setiap waktu. Kan kalau masjid-masjid yang megah sudah banyak di Jawa Barat,” ucap KDM, sapaan Dedi Mulyadi.

Menurut KDM, secara bertahap dan terintegrasi dengan bantuan semua pihak akan mengembangkan tajuk yang ada dilingkungan masyarakat. Dengan begitu tajuk yang ada tidak perlu lagi ada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang baru.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kami ingin membangun masjid yang ada jamaahnya, tempat anak-anak ngaji, tempat ibadah rakyat di situ," kata pria yang identik dengan iket putih itu.

Ia menilai saat ini terjadi pergeseran pemanfaatan masjid, dari tempat tafakur, bersujud, membangun hubungan spiritualitas antara manusia sebagai mahluk dengan Allah berubah menjadi sarana rekreasi.

“Kalau masjid sarana rekreasi bukan sarana spiritualitas, maka masjid hanya akan akan menjadi tempat selfie bukan tempat tafakur,” kata KDM.

KDM menyatakan esensi ibadah terletak pada hubungan seseorang dengan Tuhannya dan bukan pada kemegahan tempat yang dikunjungi.

“Bertafakur bisa dilakukan di mana saja. Bertafakur di kamar tidur, surau kecil, bawah pohon, tepi sawah, tepi danau, pinggir gunung, tepi samudra. Tempat tak ada makna, yang paling utama adalah keheningan jiwa untuk mampu menghadirkan Tuhan dalam relung jiwa,” kata KDM.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Duel Son Heung-min atau Patrik Schick yang Bakal Menang?
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI untuk Pertumbuhan Bisnis
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bos Besar Sinarmas Jawab Soal Rencana RI Bikin AI Saingan Deepseek
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 Vs Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026
• 15 jam lalubola.com
thumb
Ryan Reynolds Jadi Korban Tabrak Lari Pengemudi Mabuk, Dirawat 4 Minggu di Rumah Sakit
• 16 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.