Soal Pengurangan Anggaran MBG, Purbaya Siap Ikuti Arahan Presiden

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan rencana pengurangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menyesuaikan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya mengaku telah menerima kabar mengenai rencana tersebut. Namun, ia tak mengungkapkan besarannya untuk rencana pemangkasan anggaran program MBG.

“Kami ikuti keputusan Bapak Presiden,” ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir dari Antara, Jumat, 12 Juni 2026.

Untuk perkembangan berikutnya, Purbaya meminta publik untuk menunggu pernyataan resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang.

Baca Juga :

Pemerintah dan Komisi XI DPR Sepakati KEM-PPKF Anggaran 2027
 


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com) Pembenahan tata kelola MBG Secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengemukakan akan ada pengurangan anggaran program MBG. Rencana itu muncul dari hasil perhitungan dan pembenahan tata kelola program prioritas presiden tersebut.

Namun, pemerintah belum menetapkan besaran pengurangan anggaran. Prasetyo meminta waktu untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun Badan Gizi Nasional (BGN) menghitung potensi pengurangan anggaran MBG.

“Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa," katanya saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Kamis.

Per 2026, anggaran MBG telah ditetapkan sebesar Rp268 triliun. Mensesneg menegaskan, pemerintah telah menyepakati bersama terkait penataan menyeluruh dari Program MBG, yang ditargetkan dapat selesai dalam waktu satu bulan ke depan.

Prasetyo menambahkan, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan penerima MBG dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) dalam waktu dua pekan ke depan.

Dalam proses penataan itu, pemerintah juga melakukan penataan ulang atau refocusing penerima manfaat, termasuk mengurangi distribusi ke sekolah-sekolah yang berdasarkan data dan prioritas tidak masuk dalam prioritas penyaluran MBG.

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang pun diketahui mengunjungi Istana Kepresidenan melaporkan soal efisiensi anggaran program MBG kepada Presiden Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjualan Mobil Mei 2026 Terbang, Naik 14% dari Tahun Lalu
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Masyarakat Sipil: Vonis Kasus Andrie Yunus Pelanggengan Impunitas serta Remiliterisasi
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Inflasi AS Capai 4,2 Persen pada Mei 2026, Trump Sebut Angkanya Sangat Bagus
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Dugaan Pengelolaan Dana BOS-BOP 4 SMAN di Bekasi Ditunda Dua Pekan
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Iran Tutup Selat Hormuz! Trump Ultimatum Teheran, Israel Ikut Gempur, Perang Besar Dimulai?
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.