BEM UI: Pemerintah dan DPR Sudah Menjadi Satu Bagian Menyengsarakan Rakyat

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Yatalathof Ma’shum Imawan (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Ma’shum Imawan menilai pemerintah dan DPR RI sudah menjadi satu bagian yang menyengsarakan rakyat.

Hal tersebut disampaikan Yatalathof Ma’shum Imawan terkait alasan mahasiswa menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia sebagaimana ditayangkan dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Jumat (12/6/2026).

“Kenapa kita aksinya di Bundaran HI, karena kita melihat eksekutif dan juga DPR sebagai legislatif itu sudah menjadi satu bagian yang menyengsarakan rakyat,” ucap Althof.

“Kita melihat, bahwa ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang amburadul yang mubazir secara anggaran, DPR tidak ada yang mengoreksi, DPR tidak ada mengawasi dan menginvestigasi begitu.”

Baca Juga: Pengamat Minta Pemerintah Respons Alarm Keras Mahasiswa: Jangan Abai, Eskalasi Bisa Meningkat

Oleh karena itu, kata Althof, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus akan menggelar unjuk rasa di Bundaran HI.

“Karena kita ingin menyadarkan rakyat banyak dan juga memberi pesan kepada pemerintah bahwa, mereka itu jika tidak berubah akan membuat Indonesia menjadi bangkrut,” ujar Althof.

Sebagaimana diberitakan, ribuan mahasiswa dari berbagai universitas hari ini menggelar unjuk rasa mengkritik kebijakan dan kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Althof ada sekitar 3.000 orang yang mengikuti aksi unjuk rasa mengkritik kebijakan pemerintah Prabowo Subianto pada Jumat (11/6) siang ini.

“Kalau dari UI sendiri sama internal kita ada 1.000 dan gabungan dengan BEM lain kita bisa mencapai 3 ribu,” ucap Althof.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bem ui
  • bem universitas indonesa
  • dpr
  • pemerintah dpr sengsarakan rakyat
  • yatalathof mashum imawan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan di Kemayoran, Begini Duduk Perkaranya!
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Rekor Piala Dunia yang Belum Terpecahkan: dari Miroslav Klose hingga Lionel Messi
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Fenomena Lipstick Effect, Ketika Rupiah Melemah tapi Jajan Kopi dan Skincare Tetap Ramai
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Insiden Alat Pelacak, China Ketahuan Mata-matai Langsung Jantung Kekuasaan Inggris
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Warga Cemas Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, FKBI Harapkan Transparansi
• 4 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.