JAKARTA, DISWAY.ID - Heboh dua orang siswa SMA Surabaya mengaku menjual video privasi teman perempuannya ke bandar.
Video tak senonoh korban diambil pelaku untuk dibagikan bahkan bertukar video kepada pihak ketiga atau bandar.
Kasus ini videl di media sosial usai kedua pelaku mengunggah permintaan maaf melalui akun media sosial pribadi pada Rabu, 10 Juni 2026.
BACA JUGA:Kota Magelang Raih Terbaik I Penurunan Tingkat Pengangguran se-Jawa-Bali
Diketahui, kedua pelaku merupakan siswa SMA yang masih di bawah umur sehingga mereka diminta untuk membuat video permintaan maaf atas kosekuensi dan perbuatannya.
Melalui video klarifikasi dan permintaan maaf itu, kedua pelaku mengaku aksinya dilakukan secara sadar.
Mereka telah merekam dan berbagi video tak senonoh yang memperlihatkan area privasi perempuan.
Aksinya itu dilakukan selama 2 tahun dengan mengumpulkan puluhan video tak senonoh.
Sementara itu, jumlah korban diperkirakan tak sedikit mengingat aksi tersebut dilakukan dengan waktu cukup lama.
BACA JUGA:Dishub DKI Imbau Pengendara Hindari Ruas Jalan Ini Imbas Demo Tolak Kenaikan BBM
Pelaku juga menyebut korban dipilih secara acak tanpa menargetkan terlebih dahulu.
"Sehubungan dengan kelakuan yang saya buat yaitu membuat dan mengirimkan video tak sesenoh atau tidak pantas kepada teman saya melalui WhatsApp, Telegram, dan Instagram. Maka dengan ini sya menyatakan permintaan maaf sebesar-besarnya," ujar permohonan maaf pelaku berisinial K.
Pelaku berinisial K juga menyampaikan bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas kelakuannya dengan memposting video permohonan maaf secara permanen di akun Instagram pribadinya.
"Saya bersedia bertanggung jawab dengan membuat video permohonan maaf di Instagram dengan ketentuan satu akun Instagram milik saya sendiri, dua akun Instagram tidak di private, tiga postingan bersifat permanen." sambungnya.
Ia juga menambahkan jika melanggar ketentuan tersebut, dirinya siap terkena sanksi dan proses hukum.
- 1
- 2
- »




