Sosok mobil listrik yang diduga kuat bakal menjadi amunisi baru Wuling di Indonesia kembali menampakkan diri. Setelah sebelumnya tertangkap kamera tengah menjalani pengujian jalan dengan balutan kamuflase hitam, kini model yang diduga sebagai Wuling Aira ev justru tampil terbuka memperlihatkan wujud eksteriornya di ruang publik.
Pantauan kumparanOTO di gelaran Disney and Pixar's Toy Story 5 Exhibition 2026 yang berlangsung di Central Park Mall, Jakarta Barat, menemukan sebuah mobil listrik kompak Wuling dipajang di area utama pameran.
Secara tampilan, mobil ini mengusung bahasa desain yang jauh berbeda dari lini Wuling Air ev yang saat ini dipasarkan di Indonesia. Siluet bodinya mengotak dengan proporsi lebih tegak, dipadukan lampu depan bulat berteknologi LED dan fascia depan minim ornamen yang memberikan kesan modern sekaligus menggemaskan.
Bagian sampingnya terlihat sederhana dengan garis bodi minim lekukan. Dimensi keseluruhan juga tampak ringkas, mengindikasikan model ini memang dirancang sebagai kendaraan listrik perkotaan, yang mengutamakan kemudahan bermanuver di jalan sempit maupun area parkir terbatas.
Kemunculan mobil tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa inilah wujud asli Wuling Aira ev yang sebelumnya sempat tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di Indonesia. Kala itu seluruh bodi kendaraan masih tertutup stiker kamuflase hitam sehingga detail desainnya belum bisa terlihat jelas.
Sampai saat ini Wuling Motors belum memberikan keterangan resmi terkait nama model, spesifikasi, maupun jadwal peluncurannya di Tanah Air.
Namun jika merujuk model yang lebih dulu dipasarkan di China, mobil listrik kompak tersebut berbasis platform kendaraan listrik mungil milik SAIC-GM-Wuling. Beberapa laporan menyebut model itu menawarkan konfigurasi empat penumpang.
Meski belum ada informasi resmi untuk pasar Indonesia, gambaran spesifikasi mobil ini bisa mengacu model yang sudah lebih dulu dipasarkan di China.
Dimensinya kompak dengan panjang 3.256 mm, lebar 1.510 mm, dan tinggi 1.578 mm, serta jarak sumbu roda 2.190 mm. Ukurannya sedikit lebih besar dibanding Air ev.
Sumber tenaganya berasal dari motor listrik berkekuatan sekitar 30 kW atau setara 40 dk. Mobil ini juga tersedia dengan dua pilihan baterai LFP: 17,3 kWh dan 26,5 kWh. Klaim jarak tempuhnya berkisar antara 201 kilometer hingga 300 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC di China.
Meski demikian, spesifikasi tersebut belum tentu identik dengan versi yang nantinya dipasarkan di Indonesia. Pabrikan berpotensi melakukan penyesuaian baik dari sisi fitur, kapasitas baterai, maupun konfigurasi kendaraan agar sesuai kebutuhan konsumen domestik.





