KOMPAS.TV - Bupati Puncak, Elvis Tabuni, bersama Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, didampingi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis, melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Pertemuan ini digelar guna membahas penguatan konektivitas transportasi darat dan udara di Kabupaten Puncak.
Kehadiran rombongan Pemkab Puncak tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, yang didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Achmad Setiyo Prabowo. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kemenhub RI, Jakarta, pada Jumat (12/6/2026).
Usai kegiatan, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Achmad Setiyo Prabowo, menyatakan bahwa ada beberapa hal penting yang akan segera ditandaklanjuti dari hasil pertemuan tersebut. Salah satunya adalah pengembangan Bandara Distrik Sinak, serta komitmen untuk mempertahankan subsidi penerbangan perintis demi membantu masyarakat di wilayah Kabupaten Puncak.
"Pada prinsipnya, kami di pemerintah pusat siap mendukung kemajuan Kabupaten Puncak. Kita tahu bahwa infrastruktur di sana mayoritas hanya bisa ditempuh lewat transportasi udara. Dari hasil diskusi, disepakati bahwa Bandara Sinak akan dikembangkan karena merupakan pusat transportasi yang krusial bagi pengembangan wilayah Kabupaten Puncak sendiri maupun daerah di sekitarnya," ujar Achmad.
Ia menegaskan kembali komitmen kementeriannya untuk mendukung penuh peningkatan infrastruktur udara ini.
"Kementerian Perhubungan akan memberikan dukungan dalam hal pengembangan transportasi udara, terutama pembangunan Bandar Udara Distrik Sinak maupun bandara lainnya. Termasuk subsidi penerbangan perintis akan tetap dipertahankan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Puncak guna menekan mahalnya harga tiket," pungkasnya.
Baca Juga: Bupati Puncak Jemput Bola ke Pemerintah Pusat, Amankan 500 Unit Bedah Rumah dan Program Prioritas
Sementara itu, Bupati Puncak, Elvis Tabuni, menilai hasil audiensi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. Langkah ini penting untuk mempercepat pembangunan sektor transportasi udara serta mengatasi tingginya biaya logistik akibat keterbatasan akses. Sesuai hasil pertemuan, Lapangan Terbang Sinak akan menjadi salah satu prioritas utama untuk dikembangkan sebagai bandara sentral.
"Kami datang untuk menyampaikan secara langsung kondisi riil transportasi di Kabupaten Puncak, baik darat maupun udara. Sebagai daerah pegunungan, konektivitas menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta pelayanan dasar bagi masyarakat," ungkap Elvis.
Ia menambahkan bahwa peningkatan sarana transportasi, termasuk penguatan fungsi Bandara Sinak, merupakan impian lama masyarakat Kabupaten Puncak. Keberadaan bandara yang memadai sangat vital untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga.
Penulis : Natalia-Frederica
Sumber : Kompas TV
- Advertorial
- Pemerintah Kabupaten Puncak
- Papua
- Bandara Sinak





