HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Suasana berbeda tampak mewarnai aktivitas pemerintahan di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Jumat (12/6/2026). Sejak pagi, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari Kantor Kecamatan Pattallassang hingga sembilan kantor kelurahan dalam pelaksanaan program rutin Pattallassang Angngaji.
Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak tersebut diikuti oleh Camat Pattallassang bersama jajaran aparatur kecamatan, lurah, kepala lingkungan, staf kelurahan, hingga masyarakat yang hadir di masing-masing wilayah. Nuansa religius dan khidmat terlihat menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan sebelum pelayanan publik dimulai.
Program Pattallassang Angngaji merupakan inovasi yang terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Pattallassang sebagai bagian dari upaya membangun karakter religius di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin setiap hari Jumat dengan tujuan membiasakan aparatur dan warga membaca serta memahami Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain sebagai sarana ibadah, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah kecamatan ingin menghadirkan lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berpegang pada nilai-nilai keagamaan.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, mengatakan Pattallassang Angngaji merupakan salah satu ikhtiar untuk menanamkan budaya religius secara konsisten di seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat lingkungan.
“Kami ingin nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan serentak di seluruh kelurahan agar semangatnya dapat dirasakan bersama,” ujarnya.
Menurut Bansuhari, penguatan spiritual memiliki peran penting dalam membangun integritas aparatur pemerintahan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an diharapkan mampu menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, mengambil keputusan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di sejumlah kelurahan, para peserta terlihat mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan. Lantunan ayat suci yang terdengar dari ruang-ruang kantor menciptakan suasana yang tenang dan menyejukkan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi bagi para aparatur sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada warga.
Program ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran kegiatan keagamaan di lingkungan pemerintahan dinilai mampu menghadirkan birokrasi yang lebih humanis, religius, dan dekat dengan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat Takalar.
Dengan konsistensi pelaksanaan setiap pekan, Pattallassang Angngaji kini menjadi salah satu identitas Kecamatan Pattallassang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual aparatur.
Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin kompleks, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa integritas, kejujuran, dan tanggung jawab harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Melalui Pattallassang Angngaji, Pemerintah Kecamatan Pattallassang berharap semangat religius dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (*)





