BNPB Ungkap Kekeringan Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah Akibat Kemarau, Ini Daftarnya

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap bersama aparat setempat mendistribusikan 4.000 liter air bersih di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. pada Rabu (10/6/2026). (Sumber: BPBD Cilacap)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah daerah di Indonesia mengalami kekeringan dan telah menerima bantuan distribusi ar bersih.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan debit air dari sumber alami di beberapa daerah berkurang akibat kemarau.

“Peristiwa pertama adalah kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,” kata Muhari dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (11/6/2026).

“Musim kemarau yang mulai terjadi di wilayah tersebut menyebabkan debit air dari sumber-sumber alami berkurang dan tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat sehari-hari."

Baca Juga: BMKG Ingatkan Kemarau 2026 Lebih Parah, Wilayah Selatan Jateng Berpotensi Kekeringan

Wilayah yang mengalami kekeringan tersebut, kata dia, berada di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu.

“Sebanyak 40 kepala keluarga terdampak akibat kejadian ini. Merespons kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Cilacap bersama aparat setempat mendistribusikan 4.000 liter air bersih kepada masyarakat pada Rabu (10/6),” ucapnya.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tepatnya di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeurup.

“Sebanyak 127 kepala keluarga di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, menerima distribusi 5.000 liter air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor pada Rabu (10/6/2026),” kata Muhari.

“Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas berkurangnya debit sumber mata air yang menyebabkan warga kesulitan memperoleh air bersih."

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • badan nasional penanggulangan bencana
  • bnpb
  • kekeringan
  • cilacap
  • depok
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumlah PNS & PPPK di Indonesia Capai 6,7 Juta, BKN Gencarkan Digitalisasi Manajemen ASN
• 58 menit lalujpnn.com
thumb
Diperiksa Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Saya Bayar Hampir Rp 1 Miliar
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah Kaji Kurangi Anggaran MBG, Termasuk Insentif SPPG
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rupiah Diprediksi Menguat Pekan Depan, Petinggi DPR Beri Warning Warga Agar Segera Lepas Dolar AS
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bos Danantara Tak Masalah Harga Pertamax Naik: Masak Ditanggung Terus
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.