TANGERANG, KOMPAS.com - Terungkapnya pelecehan terhadap seekor anjing di dog cafe Dogs Ministry, Pluit, Jakarta Utara, disebut berawal dari kecurigaan staf terhadap seorang pelanggan lama.
Kecurigaan itu muncul setelah pria berinisial OWL (22) kembali datang ke lokasi usai sebelumnya sempat ditegur karena memaksa mencium seekor anjing.
Manajer Operasional Dogs Ministry, Monica (34), mengatakan OWL merupakan pelanggan yang sudah dua tahun datang ke tempat tersebut, sehingga cukup dikenal oleh para karyawan.
"Pelaku tersebut memang kami akui sebagai customer lama kami. Jadi reguler kita yang sudah kerja di Dogs Ministry beberapa tahun ini sudah familiar dengan wajah pelaku. Namun, belum pernah ada kejadian sebelumnya yang mencurigakan," ujar Monica saat ditemui Kompas.com di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Pelecehan Anjing di Dog Cafe Pluit Jakut, Pelaku Diduga Penyimpangan Seksual
Menurut Monica, perilaku mencurigakan pertama kali terlihat sekitar satu hingga dua minggu sebelum kejadian.
Saat itu, pelaku memaksa mencium salah satu anjing hingga membuat hewan tersebut terganggu.
"Yang pertama itu dia memaksa mencium salah satu anjing kami yang bikin anjing kami enggak nyaman. Kemudian itu kami tegur, tim saya tegur, lalu dia pulang," kata Monica.
Meski belum menganggap tindakan tersebut sebagai pelecehan terhadap hewan, pihak pengelola tetap mencatat perilaku pelanggan itu sebagai peringatan.
"Makanya pada saat dia kejadian pertama dia paksa cium itu, kita masih notes dulu. Jadi kita masih notes nih ada kelakuan si orang ini yang sering datang ke sini, warning satu," kata dia.
Namun, pada Senin (1/6/2026), pria tersebut kembali datang ke Dogs Ministry sekitar pukul 13.30 WIB saat kondisi kafe sedang ramai pengunjung karena hari libur.
Kemudian, salah satu staf yang pernah menegurnya langsung mengenali pria itu dan melaporkan kedatangannya kepada manajemen.
Baca juga: Kado Pahit Ulang Tahun Driver Ojol Tangerang: Keliling Cari Pertalite, Pangkas Uang Jajan
"Dia langsung info ke saya, ke kepala kasir, ke tim leader. 'Kakak yang ini datang lagi yang waktu itu saya tegur'," kata Monica.
Karena sudah memiliki catatan sebelumnya, staf dan manajemen memutuskan untuk memantau aktivitas pria tersebut selama berada di area kafe.
Awalnya, pelaku terlihat bermain dan berinteraksi dengan anjing seperti pelanggan lainnya.
Namun, tak lama kemudian seorang staf melaporkan adanya dugaan tindakan tidak senonoh terhadap Sissy, seekor anjing betina yang dikenal ramah terhadap pengunjung.





