JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menyatakan belum menerima surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait demonstrasi yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke sejumlah satuan kerja kepolisian setelah beredar informasi bahwa BEM UI mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan aksi.
"Kami menerima, dari patroli di media sosial, salah satu dari BEM UI menyampaikan sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepolisian menyatakan tempatnya di Bundaran HI," kata Budi kepada wartawan, Jumat, dikutip dari tayangan Kompas TV.
Baca juga: Saling Dorong Mahasiswa-Aparat di Dekat Bundaran HI, Barikade Polisi Sempat Ditembus
Namun, setelah dilakukan pengecekan, Polda Metro Jaya menyatakan surat tersebut tidak ditemukan.
"Sampai dengan pukul 17.34 hari ini, kami sudah melakukan pengecekan di Polres Depok, jajaran Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Metro Jaya, dan Polres Jakarta Pusat, itu belum ada surat yang dikirim dari BEM UI dalam pemberitahuan aspirasi hari ini. Dan kami tekankan belum ada atau tidak ada," ujar Budi.
Budi mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum memiliki ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Menurut dia, setiap penyelenggara aksi wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada kepolisian paling lambat tiga hari sebelum kegiatan berlangsung.
Baca juga: Kurang dari 1 Km ke Bundaran HI, Massa Mahasiswa Masih Tertahan
"Perlu kami ingatkan kepada adik-adik mahasiswa, dalam Pasal 10 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, ada pemberitahuan secara tertulis kepada kepolisian minimal 3x24 jam. Kenapa? Itu sudah diamanatkan oleh undang-undang," kata Budi.
Meski demikian, Budi memastikan penyampaian aspirasi mahasiswa pada Jumat sore tetap berlangsung.
Berdasarkan data kepolisian, sekitar 1.000 massa masih bertahan di kawasan Dukuh Atas.
"Saya ingin menyampaikan situasi terkini, penyampaian pendapat yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa, lebih kurang 1.000 massa yang saat ini masih di Dukuh Atas. Penyampaian pendapat masih berlangsung," ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat hingga saat ini masih terkendali.
Baca juga: Massa Mahasiswa Tertahan 2 Jam di Jalan Thamrin, Mau ke Bundaran HI Diadang Berlapis-lapis Aparat
"Untuk situasi masih aman dan dapat dikendalikan. Kami juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa Polda Metro Jaya menjaga situasi kamtibmas, aspirasi di muka umum ini dapat berjalan dengan aman dan tertib," kata Budi.
Sebelumnya, Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengatakan aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI diikuti sekitar 500 mahasiswa dari UI.
Selain UI, aksi tersebut juga diikuti mahasiswa dari sejumlah kampus lain, seperti Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Universitas Pancasila, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Fikri.





