Universitas Hasanuddin Tegaskan Komitmen Kampus Inklusif dengan Luluskan 15 Calon Mahasiswa Disabilitas

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan komitmennya membangun tata kelola kampus yang inklusif dengan menetapkan 15 calon mahasiswa penyandang disabilitas lulus dalam tahap asesmen Seleksi Jalur Mandiri Afirmasi Disabilitas Tahun 2026. Proses asesmen yang berlangsung antara 1 hingga 9 Juni 2026 di Kantor Pusat Disabilitas Unhas ini tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga mengedepankan pendekatan social model dan rights model of disability yang memandang setiap calon sebagai subjek setara dengan mahasiswa lain.

Kepala Pusat Disabilitas Unhas, Dr. Ishak Salim, S.IP., M.A., menegaskan bahwa proses asesmen tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ujian nyata komitmen kampus dalam tata kelola yang inklusif dan berkeadilan.

“Proses ini sangat emosional. Di satu sisi, kami melihat langsung perjuangan dari para calon dan keluarganya. Namun di sisi lain, kami juga memiliki tanggung jawab tata kelola yang besar untuk memastikan setiap keputusan diambil secara adil, akuntabel, dan berkelanjutan. Kami tidak ingin sekadar membuka pintu bagi mahasiswa disabilitas, tetapi benar-benar membangun sistem pendidikan tinggi yang serius menjadi inklusif. Ini adalah bagian dari good governance yang berpihak pada hak asasi manusia dan kesetaraan akses,” jelas Dr. Ishak Salim.

Harapan besar pun datang dari orang tua dan calon mahasiswa yang mengikuti seleksi ini. M. Basri Salam, orang tua dari M. Ali Syariati, menginginkan akses fisik yang aman dan penyesuaian waktu pengerjaan tugas yang fleksibel agar anaknya dapat belajar dengan tenang dan setara.

“Kami hanya ingin Ali bisa kuliah dengan tenang dan setara dengan mahasiswa lain. Akses ruang kuliah yang tidak licin dan waktu yang cukup untuk menulis adalah dukungan yang sangat berarti,” katanya saat ditemui.

Sementara itu, keluarga Andi Tenri Gangka Suherman menyatakan kesiapan menyediakan sopir dan pendamping mobilitas pribadi, namun berharap kampus dapat memastikan seluruh ruang kuliah dapat diakses dengan kursi roda.

“Kami memahami Pusat Disabilitas memiliki keterbatasan relawan. Harapan kami, kampus dapat memastikan semua ruang kuliah dapat diakses dengan kursi roda,” beber keluarga Tenri.

Dari sisi calon mahasiswa, Alief Naufal mengungkapkan keresahan atas keterbatasan fasilitas seperti lift di ruang ujian yang pernah dialaminya.

“Saya pernah mengikuti UTBK di Unhas, ruang ujian di lantai tiga tanpa lift. Saya harus digendong orang tua. Sekarang saya berharap Unhas benar-benar menyiapkan akses lift atau ruang kuliah di lantai dasar, agar saya tidak lagi merasa menjadi beban hanya karena keterbatasan fisik,” katanya dengan harapan.

Elsa Safitri, calon mahasiswa dengan disabilitas fisik pada tangan kiri, juga menyoroti pentingnya lingkungan kampus yang aman dan bebas dari diskriminasi.

“Saya pernah mengalami perundungan di kampus sebelumnya hanya karena kondisi fisik saya. Saya memilih Unhas karena percaya bahwa kampus ini serius membangun ekosistem yang bebas diskriminasi. Saya hanya ingin belajar dan diterima apa adanya, tanpa takut diolok-olok,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Persiapan dan Tindak Lanjut Seleksi

Kelima belas calon mahasiswa yang telah lulus asesmen akan melanjutkan proses pendaftaran melalui laman resmi regpmb.unhas.ac.id dan memilih program studi sesuai minat mereka, mulai dari Sosiologi, Antropologi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, Manajemen, hingga Kedokteran Hewan.

Para calon juga akan mengikuti pertemuan lanjutan sebagai persiapan wawancara dengan fakultas atau departemen tujuan. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penerbitan sertifikat yang digunakan dalam proses pendaftaran ulang.

Pusat Disabilitas Unhas menegaskan bahwa inklusi bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan dalam kebijakan, anggaran, akomodasi layak, dan tata kelola yang akuntabel.

“Kami tidak berhenti di asesmen ini. Ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju Unhas yang benar-benar ramah bagi semua,” pungkas Dr. Ishak Salim. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komplotan Curanmor di Jakpus Dibekuk Polisi, 3 Orang Ditangkap
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Produsen Bir Bintang (MLBI) Sebar Dividen Final Rp561 per Saham, Simak Jadwalnya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
KemenP2MI & Kemendikdasmen Perkuat Pelindungan PMI di Malaysia
• 50 menit lalukumparan.com
thumb
Tingkatkan Standar Layanan Bandara, IAS Luncurkan CX Playbook
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Kerahkan 4.151 Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini Jumat (12/6)
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.