Pierre Gasly Rebut P3 di F1 GP Monako 2026, Klasemen Alpine Ikut Terdongkrak

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pembalap Alpine, Pierre Gasly, akhirnya kembali mendapatkan podium ketiga Grand Prix Monako 2026 setelah FIA mengabulkan permohonan peninjauan ulang (right of review) yang diajukan timnya.

Sebelumnya, Gasly finis ketiga di lintasan GP Monako. Namun, dua penalti masing-masing lima detik akibat dugaan pelanggaran batas kecepatan di pit lane membuatnya turun ke posisi ketujuh dalam hasil resmi balapan.

Alpine kemudian mengajukan banding dengan membawa bukti baru berupa data telemetri yang menunjukkan Gasly sebenarnya tidak melampaui batas kecepatan 60 km/jam di pit lane. Dalam proses peninjauan, Formula One Management (FOM) juga mengakui adanya kesalahan pengukuran jarak yang menyebabkan perhitungan kecepatan menjadi tidak akurat.

Setelah meninjau bukti tersebut, steward FIA memutuskan membatalkan kedua penalti yang sebelumnya dijatuhkan kepada Gasly. Keputusan itu membuat pembalap asal Prancis tersebut kembali menempati posisi ketiga GP Monako, sekaligus merebut kembali podium yang sempat hilang beberapa hari setelah balapan berakhir.

Perubahan hasil ini juga berdampak pada susunan klasemen. Pembalap Red Bull, Isack Hadjar, yang sebelumnya naik ke posisi podium setelah penalti Gasly, harus turun ke posisi keempat. Menariknya, meski sejumlah pembalap lain juga terkena penalti serupa di Monako, hanya Alpine yang mengajukan banding dalam batas waktu yang ditentukan FIA sehingga perubahan hasil hanya berlaku untuk Gasly.

Tambahan poin dari podium tersebut turut mendongkrak posisi Alpine di klasemen konstruktor. Berdasarkan pembaruan klasemen pasca-pembatalan penalti, Alpine kini mengoleksi 50 poin dan mengukuhkan posisinya di peringkat kelima klasemen konstruktor Formula 1 musim 2026. Sementara itu, Gasly juga menambah perolehan poinnya di klasemen pembalap.

Baca Juga

  • Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026 Usai Balapan Kacau yang Diwarnai Red Flag

Kasus ini menjadi salah satu kontroversi terbesar musim 2026 karena melibatkan kesalahan data pengukuran pit lane yang berdampak langsung pada hasil balapan dan distribusi poin kejuaraan dunia Formula 1.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bongkar 3 Situs Judol, Jatanras PMJ Tangkap Bos Sekaligus Pembuat Web di Kalbar
• 3 jam laludetik.com
thumb
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Setelah Koma 3 Tahun
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Belum Genap 2 Minggu di Bulan Juni, Indonesia Sudah Dihantam Deretan Peristiwa Besar
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Indonesia Kembali Mengoperasikan Aset Migas di Venezuela untuk Perkuat Sumber Energi Alternatif
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Perluas Pemanfaatan Energi Bersih di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.