JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfirmasi bahwa ribuan motor listrik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini terbengkalai di gudang kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan bagian dari pengadaan yang tengah diusut dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.
"Betul memang, motor itu seperti yang disebutkan tadi di salah satu gudang ya, di kawasan Jawa Barat ya, Sentul. Betul, itu salah satu tempat gudang motor yang sekarang ini berada," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Status Ribuan Motor Listrik MBG di Sentul Masih Misteri, Kejari Bogor Turun Cek Gudang
Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan motor-motor listrik tersebut saat ini masih tersimpan di salah satu gudang di kawasan Sentul.
Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai keterkaitan ribuan motor listrik yang mangkrak di gudang Sentul dengan perkara korupsi pengadaan kendaraan listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam perkara ini, Kejagung baru saja menetapkan Komisaris PT YAT sekaligus pengendali perusahaan tersebut, Andri Mulyono atau AM sebagai tersangka.
Syarief menjelaskan, PT YAT merupakan pihak yang mengendalikan pengadaan motor listrik tersebut.
"Bahwa setelah melalui serangkaian pemeriksaan, Saudara AM sebagai saksi dan berdasarkan dua alat bukti yang cukup, maka tim penyidik menetapkan Saudara AM selaku Komisaris PT YAT sebagai tersangka dalam perkara penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG pada BGN tahun 2025 sampai dengan tahun 2026, yang merupakan penyedia sepeda motor listrik," jelasnya.
Baca juga: Kejagung: Andri Mulyono Mark Up Motor Listrik BGN, Dapat Bayaran 100 Persen
Penyidik masih mendalami seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan kendaraan listrik untuk mendukung operasional Program MBG.
Motor-motor listrik di SentulSebelumnya diberitakan, ribuan motor listrik berwarna biru-hitam ditemukan terparkir di sebuah gudang kawasan industri di Sentul, Kabupaten Bogor.
Motor-motor tersebut merupakan bagian dari pengadaan 21.801 unit kendaraan listrik untuk Program Makan Bergizi Gratis dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp 1 triliun.
Pantauan Kompas.com pada Senin (8/6/2026), kendaraan itu tersusun dalam deretan panjang di area terbuka yang ditutupi jaring terpal hitam.
Sebagian besar unit masih tampak baru dan belum digunakan.
Plastik pembungkus bodi masih menempel pada sejumlah kendaraan.
Logo BGN juga masih terpasang di bagian bodi motor.
Kendaraan jenis Emmo JVX GT itu sebelumnya direncanakan untuk mendukung distribusi makanan bergizi dalam program MBG ke berbagai daerah.
Namun hingga kini, ribuan motor tersebut belum digunakan dan justru menjadi salah satu barang yang terkait dengan penyidikan dugaan korupsi pengadaan di lingkungan BGN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




