Edisi perdana HUNDRED HOO HAA CUP 2026 diikuti peserta dari 14 negara, antara lain Brunei, Cina, Kanada, Kolombia, Prancis, Hong Kong, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Belanda, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, dan India. Hal ini menegaskan bahwa HUNDRED HOO HAA CUP 2026 bukan sekadar turnamen lokal, melainkan wadah kompetisi bertaraf internasional yang berhasil menarik kepercayaan komunitas bulu tangkis senior dunia untuk hadir langsung ke Indonesia. Legenda Lapangan Turun Bertanding Turnamen ini semakin istimewa dengan keikutsertaan sejumlah legenda dan atlet senior internasional yang turun langsung ke lapangan. Di antaranya adalah Brice Leverdez (Prancis) — mantan pemain top 20 dunia BWF, tiga kali Olimpiade (London 2012, Rio 2016, dan Tokyo 2020), serta pernah mengalahkan legenda Lee Chong Wei di BWF World Championships 2017, yang kini aktif berkompetisi di kategori senior internasional. Bersama Brice, turut hadir pula Chang Wen-Sung (Taiwan), Ewe Hock Ong (Malaysia), dan Renu Chandrika Hettiarachchige (Sri Lanka), mewakili semangat kompetisi tanpa batas usia dari berbagai penjuru dunia.
Dari dalam negeri, legenda bulu tangkis Indonesia, Harijanto Arbi, Flandy Limpele, Bobby Ertanto, Joko Suprianto, Bambang Suprianto, Tri Kusharjanto, serta Zelin Resiana, juga turun ke lapangan bersama para peserta, menghadirkan nostalgia yang memperkaya atmosfer kompetisi hari ini. Kategori Kompetisi Kompetisi bulu tangkis senior ini menghadirkan berbagai kategori, baik untuk pemain amatir maupun profesional, yang terbagi dalam kelompok usia mulai dari 35+ hingga 70+. Selain kategori usia, turnamen ini juga akan dimeriahkan oleh sejumlah kategori khusus, antara lain 3 on 3 (total usia 120, 150, 180, dan 200), combined age (90 dan 110), kategori VVIP yang mempertemukan pasangan entrepreneur dengan pemain profesional bebas, serta kategori OPEN MAX.35 yang terbuka bagi pemain berusia di bawah 35 tahun dengan level kemampuan bebas. Di setiap kelompok usia, pertandingan akan mempertandingkan nomor Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra, Ganda Putri, dan Ganda Campuran, memberikan ruang kompetisi yang menyeluruh bagi seluruh peserta.
Tournament Director HUNDRED HOO HAA CUP 2026, Marlev Mainaky, mengungkapkan kegembiraannya menyambut hari pembukaan, “Hari ini adalah bukti nyata bahwa mimpi kami terwujud. Melihat pemain dari belasan negara hadir dan siap bertanding membawa spirit dari asalnya masing-masing, itulah yang selama ini kami perjuangkan. Ini baru permulaan.”
Co-Founder HUNDRED HOO HAA CUP 2026, Marcia Hutagalung, menambahkan: "Ada energi yang luar biasa hari ini. Saya melihat para pemain dari luar negeri yang datang dan percaya pada apa yang kita bangun di sini dan itu bukan hal kecil. Di sisi lain, pemain-pemain muda Indonesia pun turun ikut meramaikan kategori OPEN MAX.35, dan bahkan bergabung bersama para pemain senior di kategori 3 on 3. Hal ini yang membuat suasananya berbeda dan menjadi bukti bahwa badminton Indonesia itu luas, hidup, dan tidak kenal batas usia."
Di luar lapangan, area ICE BSD City turut dimeriahkan dengan bazar kuliner dan berbagai hiburan pendukung, menjadikan HUNDRED HOO HAA CUP 2026 sebagai pengalaman yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga sarat nuansa komunitas dan perayaan bersama.
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform strategis untuk memperkuat ekosistem bulu tangkis nasional dan menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat turnamen bulu tangkis senior berskala global.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





