BEKASI, KOMPAS.com – Sebuah truk kontainer bermuatan limbah daur ulang kertas terbalik di Flyover Kranji, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Kota Bekasi lumpuh total.
Badan kontainer yang melintang menutup seluruh badan jalan di atas flyover sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan terpaksa dialihkan ke jalur alternatif.
Baca juga: Truk Muatan 27 Ton Terbalik di Flyover Kranji Bekasi, Lalu Lintas dari Jakarta Lumpuh
Pantauan Kompas.com di lokasi, kemacetan mengular hingga beberapa kilometer. Sementara itu, puluhan warga tampak memadati sisi flyover untuk menyaksikan proses penanganan kecelakaan.
Sejumlah pengendara bahkan menghentikan kendaraannya sejenak untuk melihat kondisi truk yang masih tergeletak di tengah jalan.
Kondisi truk mengalami kerusakan cukup parah. Bodi kontainer penyok di sejumlah bagian, sementara kaca pengemudi pecah akibat benturan saat kendaraan terguling.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan sopir berhasil selamat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengatakan proses evakuasi belum dapat dilakukan karena masih menunggu koordinasi dengan perusahaan pemilik kendaraan serta kedatangan alat berat.
"Proses evakuasi kontainer menunggu arus lalu lintas lebih landai. Kami juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan masih menunggu alat berat," ujar Rojali saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.
Menurut Rojali, petugas Satlantas telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengatur arus lalu lintas.
Baca juga: Masih ada Massa Demo Bertahan di Dukuh Atas Jakpus, tapi Tak Pakai Almamater Kampus
"Anggota kami sudah berada di lokasi untuk melakukan cek TKP," kata dia.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Hingga Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB kontainer masih belum dievakuasi.
Polisi bersama Dinas Perhubungan dan pihak perusahaan terus berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat yang akan digunakan menggeser kontainer dari badan jalan.