Mendagri imbau daerah nobar Piala Dunia 2026 untuk gerakkan ekonomi

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau daerah untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 untuk menggerakkan perekonomian dan memberikan hiburan bagi masyarakat.

Mendagri Tito menceritakan pengalamannya soal masyarakat Indonesia yang memiliki kecintaan yang besar terhadap sepak bola, termasuk kompetisi internasional. Antusiasme tersebut biasanya semakin meningkat saat gelaran Piala Dunia berlangsung, bahkan menjadi tradisi yang dirayakan secara meriah oleh masyarakat.

“Saya pernah dinas di Indonesia bagian timur pernah jadi Kapolda di Papua, saya pun mengikuti di sana tuh lebih ramai lagi (perayaan Piala Dunia),” kata Mendagri Tito dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Menpora imbau kepala daerah gelar nobar Piala Dunia 2026 gratis

Hal itu disampaikan Mendagri usai menerima kunjungan Direktur Utama TVRI Tb. Fiki Chikara Satari di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan sejumlah aktivitas ekonomi yang muncul selama pertandingan berlangsung. Hal ini seperti produksi atribut pendukung, penjualan jersey, penyelenggaraan nonton bareng, hingga aktivitas pelaku usaha kuliner.

“Ini peluang untuk menggerakkan ekonomi,” ujar Mendagri.

Menurutnya, kegiatan nobar yang tersebar di berbagai daerah dapat menjadi sarana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan pendapatan.

Baca juga: Kemeriahan "Semarak Bola Gembira" TVRI sambut Piala Dunia 2026

Selain itu berbagai bentuk perayaan yang dilakukan masyarakat selama mendukung tim favoritnya juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kita akan sampaikan kepada seluruh daerah untuk memperbanyak nonton bareng memanfaatkan memancing UMKM untuk bergerak dan lain-lain, tapi tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Di lain sisi Mendagri mengapresiasi keberhasilan TVRI memperoleh hak siar pertandingan Piala Dunia 2026. Menurutnya, capaian tersebut merupakan peluang besar bagi TVRI untuk memperkuat branding sebagai media arus utama. Adapun pertandingan tersebut berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Baca juga: Pram minta BUMD-OPD yang gelar nobar Piala Dunia tak ganggu jam kerja


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perluas Pemanfaatan Energi Bersih di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Jaksa KPK Tampilkan Foto Anggota BPK Nyoman Adhi di Sidang Kasus Bea Cukai
• 18 jam laludetik.com
thumb
Kementerian PKP Kebut Program Bedah Rumah, Ditargetkan Selesai November 2026
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Kurangi Kesenjangan, Gubernur Malut Perkuat Konektivitas Wilayah
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bully dan Setrum Bocah, 2 ABG Mengaku Tak Tahu Tiang Lampu Ada Aliran Listrik
• 16 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.