CHARLOTTE, KOMPAS.TV - Kapten Timnas Skotlandia, Andrew Robertson, optimistis timnya mampu lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026. Robertson menegaskan Timnas Skotlandia ingin mencetak sejarah dalam Piala Dunia edisi kali ini.
Skotlandia tergabung di Grup C Piala Dunia 2026 bersama Brasil, Maroko, dan Haiti. The Tartan Army akan menjalani pertandingan pertama dengan melawan Haiti pada Minggu (14/6/2026).
Robertson menilai Piala Dunia 2026 menjadi puncak kariernya sebagai pesepak bola yang dipenuhi perjuangan dan kerja keras.
Sejak dilepas tim muda Celtic pada usai 15 tahun, Robertson tak menyangka akan menjadi kapten Timnas Skotlandia dan bermain untuk klub sekelas Liverpool FC.
"Saya menyukai perjalanan saya, perjalanan yang saya alami. Banyak kerja keras, banyak pengorbanan, tetapi ganjarannya dan apa yang saya dapatkan sangatlah berharga," kata Robertson, seperti dilansir laman remi FIFA, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Kepala PSSI-nya Palestina Tak Diberi Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026, Tertahan di Meksiko
Timnas Skotlandia absen di putaran final Piala Dunia selama 28 tahun. The Tartan Army terakhir kali bermain di Piala Dunia 1998 dan gugur di fase grup.
Waktu itu, Skotlandia finis sebagai juru kunci grup setelah dikalahkan Brasil 1-2 dan Maroko 0-3. Skotlandia hanya meraih satu poin sepanjang turnamen, hasil bermain imbang 1-1 lawan Norwegia.
Kendati kembali menghadapi Maroko dan Brasil di Piala Dunia 2026, Robertson menegaskan anak-anak asuh Steve Clark tidak risau dengan beban masa lalu.
"Saya kira kami adalah orang yang ingin menciptakan sejarah sendiri. Kami mencintai sejarah Timnas Skotlandia, kami mencintai orang-orang pada masa lalu. Kami sangat menghormati mereka," kata Robertson.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- piala dunia 2026
- timnas skotlandia
- andrew robertson
- grup c piala dunia
- skotlandia
- piala dunia





