Kesiapan Keluarga Jemaah Haji Asal Bogor Sambut Kepulangan: Sediakan Petasan dan Shalat Qudum

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Keluarga jemaah haji asal Kota Bogor sudah mempersiapkan ibadah shalat qudum hingga menyediakan petasan untuk penyambutan kepulangan.

Jemaah haji kloter 10 asal Kota Bogor tiba di Balai Kota Bogor dan disambut langsung oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Selain Pemkot Bogor, pihak keluarga juga sudah mempersiapkan kegiatan penyambutan bagi keluarga yang tergabung menjadi jemaah haji kloter 10.

Baca juga: Batal Ditutup, Pelintasan Sebidang MA Salmun Bogor Akan Dibangun Flyover

Salah satunya, Marsani (41), warga Cilebut, yang melakukan acara pelepasan maupun mempersiapkan penyambutan bagi jemaah haji di wilayahnya.

Sebelum pemberangkatan, warga sekitar melakukan pengajian bersama guru ngaji setempat dan mengiringi perjalanan dengan doa.

Kemudian, selama sang ibu berada di tanah suci, keluarga serta tetangga melakukan tradisi dzikir, wirid, dan doa bersama untuk memohon perlindungan serta keselamatan atau dikenal dengan ratiban.

"Ratiban itu doa tujuannya untuk membantu mungkin dengan secara langsung kita tidak bisa karena kita di tanah air. Tapi kita membantu dengan doa," kata Marsani di Balai Kota Bogor kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2026) malam.

Dia menuturkan, dari ratiban tersebut sang ibu mendapatkan rasa nyaman untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci. Kegiatan itu dilakukan setiap Kamis malam.

Nantinya, sang ibu setelah sampai kembali ke Cilebut akan melakukan sholat qudum terlebih dulu sebelum pulang ke rumah.

Sebagai informasi, sholat qudum merupakan sholat sunah dua rakaat yang dianjurkan untuk dilakukan segera setelah seseorang tiba dari perjalanan jauh (safar).

Baca juga: Mengapa Listrik Padam di Bekasi, Bogor, dan Depok?

"Bahkan orangtua saja sampai bilang 'alhamdulillah air melimpah, makanan ada bahkan enggak kekurangan'. Jadi memang ada dampak," tutur dia.

Marsani bersama 10 orang lainnya yakni keluarga, menjemput sang ibu dengan menyediakan satu mobil dan tiga motor.

Sementara itu, Fathia (23) asal Katulampa menyebut memiliki penyambutan khusus jemaah haji yang telah selesai melakukan ibadah.

Penyambutan tersebut ditandai menyalakan petasan sebagai tanda pulangnya jemaah haji dengan selamat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Penyambutan khusus ada di rumah karena mungkin memang tradisi di rumah kayak biasa pakai petasan udah dipasang petasannya itu dari keluarga sendiri. Itu emang udah sering dilakuin di sana (Katulampa)," kata Fathia kepada Kompas.com, Jumat malam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Jago Pakai AI, Tapi Belum Siap Jadi Pemain Utama
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pilu Asmiah, Janda Lansia di Rembang: Rumah Anyaman Bambunya Ludes Terbakar
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
PTPN I Sepakati Damai Kasus Getah Karet, Kakek Mujiran Harap Divonis Bebas
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Pembunuh Nenek & Wanitanya di Banyumas Ditangkap: Pelaku Cucu Laki-laki
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kebijakan Digital Nomad Dinilai Perlu Ditata untuk Menjaga Stabilitas Harga di Daerah Wisata
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.