JAKARTA, KOMPAS.com - Gelaran BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk stamina bagi peserta, tetapi juga panggung kreativitas bagi para pendukungnya.
Di antara peluh ribuan peserta di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (13/6/2026), terselip poster-poster jenaka yang memancing tawa.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sebuah poster merah berukuran besar bertuliskan "Go Bungso! Asmara Hancur Jadi Pelari Kalceur".
Baca juga: Gelora Mahasiswa di Bundaran HI, Ini Bukan yang Terakhir
Poster itu dibawa oleh rombongan suporter asal Bekasi untuk mendukung rekan kerja mereka, Bunga (30), yang melakoni debut lari 10K perdananya.
Nur Hartini (30), salah satu suporter, mengungkapkan bahwa motivasi utama sahabatnya berlari adalah untuk mengobati rasa patah hati.
"Asmaranya gagal terus, jadi motivasinya patah hati. Daripada galau, mending jadi pelari 'kalceur' (keren)," ujar Nur diiringi tawa teman-temannya yang lain, Dita (32), Ilmi (26), dan Aini (27).
Demi memberikan dukungan penuh, rombongan ini rela berangkat bersama dari Bekasi pukul 02.00 WIB pagi.
Mereka bahkan sempat tidur di area parkiran GBK demi dapat menyambut Bunga di garis finish.
Bunga sendiri mengaku terharu dengan kejutan tersebut.
Penyintas Covid-19 yang mulai rutin olahraga sejak 2021 ini mengaku sempat gagal mendapatkan tiket Jakim tahun lalu.
"Tahun lalu gagal 'war' tiket, baru dapat sekarang. Rasanya seru sekali, mungkin tahun depan coba half marathon," tutur Bunga.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang
Dukungan heboh
Suasana tak kalah meriah terlihat saat Karina (25), pelari asal Jakarta Barat, menyentuh garis finish.
Ia disambut oleh kawan-kawan kuliahnya, Shakira, Dika, dan Syifa, yang membawa bunga serta umbul-umbul bertuliskan kalimat-kalimat penyemangat.
Karina sempat malu sekaligus bangga melihat sambutan tersebut.
"Ini heboh banget kayak mau naik haji dari kabupaten. Padahal saya aslinya tidak suka lari, tapi coba tantang diri sendiri persiapan 2-3 bulan buat ikut 10K ini," ungkap Karina.