Beberapa KEK, khususnya yang bergerak di sektor industri manufaktur, telah mengajukan rencana untuk melakukan perluasan area kawasan, salah satunya KEK Gresik.
IDXChannel - Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Susiwijono Moegiarso menekankan soal realisasi investasi di Indonesia masih terus mengalami peningkatan, termasuk investasi asing di KEK.
Beberapa KEK, khususnya yang bergerak di sektor industri manufaktur, telah mengajukan rencana untuk melakukan perluasan area kawasan di KEK, salah satunya adalah KEK Gresik.
"Pemerintah terus mengawal rencana perluasan KEK Gresik guna mengakomodasi tingginya minat investasi serta mendukung pengembangan ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi," kata Susiwijono dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Melalui pembahasan teranyar yang melibatkan lintas institusi, Susiwijono menitiberatkan proses perizinan dan persetujuan perluasan KEK Gresik dapat berjalan optimal sehingga mampu mendukung peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.
Sejak ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2021, KEK Gresik berkembang pesat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.
Hingga kuartal I-2026, kawasan ini mencatatkan investasi kumulatif sebesar Rp113,4 triliun, dengan investasi pasca penetapan KEK mencapai Rp108,2 triliun atau melonjak lebih dari 1.900 persen dibandingkan sebelum penetapan.
Dari sisi ketenagakerjaan, KEK Gresik telah menyerap 45.860 orang tenaga kerja, dengan lebih dari 44 ribu lapangan kerja tercipta setelah status KEK diberikan.
Melihat kinerja dan dampak positif yang telah dihasilkan, perluasan KEK Gresik merupakan langkah strategis untuk mengakomodasi tingginya minat investasi, memperkuat ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi, serta mendorong pengembangan energi hijau guna meningkatkan daya saing kawasan dalam jangka panjang.
Susiwijono menegaskan, pemerintah mendukung penuh rencana perluasan KEK Gresik seiring tingginya minat investasi dan kebutuhan pengembangan kawasan yang terus meningkat.
"Pemerintah mendukung penuh perluasan KEK Gresik, agar peluang dan potensi investasi yang ada dapat segera direalisasikan dan dikonversi menjadi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja," ujarnya.
Susiwijono menambahkan, rencana perluasan KEK ini semakin menegaskan peran KEK sebagai instrumen strategis dalam mendorong investasi, industrialisasi, dan penciptaan lapangan kerja.
"Tingginya kebutuhan pengembangan kawasan ini juga mencerminkan tingginya kepercayaan investor untuk melakukan investasi dan pengembangan usaha di kawasan KEK, khususnya di KEK Gresik sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi unggulan di Indonesia," katanya.
(Dhera Arizona)





