Makassar: Sebanyak 391 haji asal Provinsi Maluku Utara yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 Debarkasi Makassar kembali di Tanah Air. Ratusan haji tersebut tiba di Tanah Air dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1415
Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, Asa Afif Bachri, mengatakan pada kloter 15 tersebut terdapat tiga kursi kosong dalam manifes kepulangan. Satu di antaranya masih dalam perawatan di Al Jedaani Hospital Jeddah.
"Dua di antaranya jemaah yang wafat di Tanah Suci," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 13 Juni 2026.
Baca Juga :
Kloter 13 Asal Maluku Utara Menginap di Asrama Haji Makassar Sebelum DipulangkanSebanyak 391 penumpang itu terdiri atas 374 haji asal Maluku Utara, 10 haji asal Kabupaten Gowa, satu haji asal Kabupaten Bone, satu haji asal Provinsi Maluku, serta lima petugas kloter.
Asa Afif Bachri, juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan selamat datang kembali di Tanah Air. Kami juga memohon maaf apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat kekurangan dalam pelayanan,” jelasnya.
Ia mengapresiasi petugas kloter yang telah mendampingi jemaah selama sekitar 41 hari di Arab Saudi. Menurut dia, kemabruran haji perlu dijaga melalui peningkatan kualitas ibadah dan akhlak setelah kembali ke Tanah Air.
“Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur. Balasan bagi haji mabrur tidak lain adalah surga,” ujarnya.
Ibadah haji. Foto: Istimewa.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Isri Haryati Hatari, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah sekaligus duka atas wafatnya dua haji asal Maluku Utara, yakni Siti Totou Umar (67) dan Darsono Baguna Muis (60).
Selain itu, seorang haji lainnya, Mohtar Karim Farahat (65), masih menjalani perawatan di Jeddah dan belum dapat dipulangkan bersama rombongan. “Kami bersyukur jamaah dapat kembali dengan selamat, namun kami juga berduka atas wafatnya dua saudara kami di Tanah Suci,” ungkapnya.
Ia menambahkan jemaah asal Maluku Utara dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Ternate pada Minggu 14 Juni 2026.




