Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menilai penyelenggaraan International Muslim Youth Forum (IMYF) 2026 dapat memperkuat persatuan pemuda Muslim dunia di tengah tekanan global yang semakin kompleks.
“Forum seperti ini penting untuk membangun kesadaran, memperkuat persatuan, dan mempererat kolaborasi di antara pemuda Muslim dunia,” ujar Syahrul dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Menurut Syahrul, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk membangun jejaring internasional antarpemuda Muslim. Melalui wadah ini, diharapkan lahir berbagai ide gagasan dan kerja sama konkret yang berdampak nyata bagi masyarakat global.
Terlebih, kata dia, generasi muda saat ini dituntut mampu menciptakan kekuatan kolektif melalui inovasi, kolaborasi, dan aksi nyata di lapangan. Nilai-nilai Islam sendiri selalu mengajarkan pentingnya perdamaian, keadilan, serta penghormatan terhadap kemanusiaan.
Oleh karena itu, ia berharap pemuda Muslim mampu tampil sebagai agen perubahan dalam menyebarkan pesan damai di tengah eskalasi konflik global yang terjadi hari ini.
“Mudah-mudahan semangat ini terus berlanjut dan menjadi energi bagi pemuda Muslim dunia untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih damai, adil, dan sejahtera,” katanya.
Di sisi lain, Syahrul menegaskan bahwa berbagai gagasan yang muncul dalam IMYF 2026 akan menjadi referensi penting dalam forum internasional, termasuk dalam sidang Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) yang dijadwalkan bakal digelar di Azerbaijan.
“Insyaallah berbagai semangat dan gagasan yang lahir dari forum ini akan kami bawa ke forum PUIC. Ini sebagai inspirasi bagi parlemen-parlemen negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk terus memperkuat kerja sama dan peran generasi muda dalam membangun perdamaian dunia,” katanya.
Baca juga: BKSAP DPR sebut IMYF 2026 perkuat kolaborasi pemuda muslim dunia
Baca juga: Liga Pemuda Muslim Dunia Gelar Konferensi di Jakarta
Baca juga: BKSAP DPR nilai penyelenggaraan haji 2026 lebih baik
“Forum seperti ini penting untuk membangun kesadaran, memperkuat persatuan, dan mempererat kolaborasi di antara pemuda Muslim dunia,” ujar Syahrul dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Menurut Syahrul, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk membangun jejaring internasional antarpemuda Muslim. Melalui wadah ini, diharapkan lahir berbagai ide gagasan dan kerja sama konkret yang berdampak nyata bagi masyarakat global.
Terlebih, kata dia, generasi muda saat ini dituntut mampu menciptakan kekuatan kolektif melalui inovasi, kolaborasi, dan aksi nyata di lapangan. Nilai-nilai Islam sendiri selalu mengajarkan pentingnya perdamaian, keadilan, serta penghormatan terhadap kemanusiaan.
Oleh karena itu, ia berharap pemuda Muslim mampu tampil sebagai agen perubahan dalam menyebarkan pesan damai di tengah eskalasi konflik global yang terjadi hari ini.
“Mudah-mudahan semangat ini terus berlanjut dan menjadi energi bagi pemuda Muslim dunia untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih damai, adil, dan sejahtera,” katanya.
Di sisi lain, Syahrul menegaskan bahwa berbagai gagasan yang muncul dalam IMYF 2026 akan menjadi referensi penting dalam forum internasional, termasuk dalam sidang Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) yang dijadwalkan bakal digelar di Azerbaijan.
“Insyaallah berbagai semangat dan gagasan yang lahir dari forum ini akan kami bawa ke forum PUIC. Ini sebagai inspirasi bagi parlemen-parlemen negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk terus memperkuat kerja sama dan peran generasi muda dalam membangun perdamaian dunia,” katanya.
Baca juga: BKSAP DPR sebut IMYF 2026 perkuat kolaborasi pemuda muslim dunia
Baca juga: Liga Pemuda Muslim Dunia Gelar Konferensi di Jakarta
Baca juga: BKSAP DPR nilai penyelenggaraan haji 2026 lebih baik





