Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Jakarta mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan tersebut membuat masyarakat mulai memangkas jumlah belanja, sementara pedagang mengeluhkan penurunan omzet akibat melemahnya daya beli.
Salah seorang pedagang, Suminem, mengaku lonjakan harga membuat jumlah pembeli berkurang. Aktivitas pasar pun menjadi lebih sepi.
"Kurang, Mbak. Pembelinya kurang banyak. Agak sepi," ujarnya dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 13 Juni 2026.
Berdasarkan pantauan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, harga cabai rawit mencapai Rp80 ribu per kilogram, naik dari kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.
"Kalau rawit mah Rp80 ribu. Dulunya mah Rp70 ribu, Rp60," kata Suminem.
Sementara cabai keriting kini dijual Rp50 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram. Untuk komoditas bawang merah, naik dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.
Di sisi lain, beberapa jenis sayuran mengalami penurunan harga. Sayuran yang sebelumnya dijual Rp15 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp10 ribu per kilogram, sedangkan sawi pahit turun dari Rp15 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram. Adapun harga tomat dan timun relatif stabil masing-masing di kisaran Rp20 ribu dan Rp10 ribu per kilogram.
Sementara itu, pantauan di Pasar Kendangsari, Surabaya, menunjukkan kenaikan harga pada sejumlah sayuran dan sembako. Pedagang menyebut harga kubis, kentang, tomat, sawi putih, dan sawi pakcoy naik sekitar Rp7 ribu per kilogram dibanding sebelumnya.
Baca Juga :
Simak! Update Harga Pangan Nasional Hari Ini"Jadi kita omzetnya ya agak turun sekarang. Soalnya per kilonya kan 7 ribu. Kita butuh 30 kali 30 sudah berapa kan gitu. Orang pembeli juga biasanya satu kilo jadi setengah kilo. Biasanya lima kilo jadi dua kilo gitu," kata Hasanah, salah satu pedagang.
Hasanah mengatakan keluhan pembeli semakin sering terdengar di tengah naiknya berbagai kebutuhan pokok. "Gajian nggak naik, semua sudah naik," ujarnya.
Untuk komoditas minyak goreng, Minyakita dijual sekitar Rp22 ribu per liter atau berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Harga minyak curah juga mengalami kenaikan dari Rp20 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram.
Selain itu, pedagang mencatat harga bawang merah di Surabaya kini berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram, naik dari sekitar Rp35 ribu per kilogram sebelumnya.
Kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut berdampak pada pola belanja masyarakat. Pedagang mengaku banyak konsumen yang kini membeli dalam jumlah lebih sedikit dibanding biasanya untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga.




