JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti menanggapi pengajuan justice collaborator (JC) oleh eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya.
Ia menilai kehendak Sony menjadi JC itu penting dan meminta kejaksaan tidak menganggapnya sepele.
"Kejaksaan jangan anggap sepele. Sebab informasi-informasi yang disampaikan oleh Pak (SS) kalau itu betul dilakukan, boleh jadi akan mengungkap apa yang terjadi di belakang mereka," ujarnya dalam program Bola Liar KompasTV, Jumat (12/6/2026).
Dalam program sama, politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli menyatakan tidak yakin pengajuan JC eks Wakil Kepala BGN itu bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar kasus dan nama yang lebih besar di balik kasus MBG.
Baca Juga: Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi JC, Kejagung Sebut Akan Lakukan Pemeriksaan untuk Konfirmasi
"Karena kalau dia memang sudah yakin dia punya data, ada bukti, harusnya diomongin aja 26 orang itu, apa yang takut?" ucapnya.
Ia mempertanyakan kenapa pihak Sony sampai saat ini masih menyembunyikan nama-nama di balik kasus MBG itu.
Bahkan ia mempertanyakan niat eks Kepala BGN itu mengajukan diri sebagai JC dalam kasus yang menjeratnya.
"Ini benar mau jadi justice collaborator atau hanya mau jadi alat tawar-menawar? Karena kalau kita mau serius soal penegakan hukum, buka saja nama-namanya," katanya.
Menurutnya, nama-nama itu sebaiknya dibongkar saja agar tidak menjadi bola liar.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- justice collaborator
- jc
- sony sonjaya
- ray rangkuti
- guntur romli
- pdip





