Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaan Elon Musk Nyaris Dua Kali Kapitalisasi Pasar RI

bisnis.com
4 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan milik Elon Musk, Space Exploration Technologies Corp atau SpaceX baru saja melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada Bursa Nasdaq. IPO ini membuat Elon Musk menjadi triliuner pertama di dunia. 

Melansir data TradingView, saham SpaceX ditutup pada harga US$160,95 per dolar AS atau naik 19,22% pada hari perdananya melantai di Nasdaq, Jumat (12/6/2026). Saham berkode SPCX ini memiliki kapitalisasi pasar US$1,77 triliun. 

Dalam IPO ini, SpaceX menawarkan US$555,56 juta saham, dengan harga penawaran US$135 per saham. 

IPO ini merupakan IPO terbesar sejak Saudi Aramco melantai di Bursa pada 2019, dengan nilai penawaran umum perdana mencapai US$25,6 miliar. 

IPO ini membuat Elon Musk menjadi triliuner pertama di dunia. Melansir data Forbes Real Time Billionaire, Forbes memperkirakan kekayaan Elon Musk saat ini berada pada US$1,1 triliun atau sekitar Rp19,8 triliun. Forbes mencatat kekayaan Elon Musk melonjak 5,78% atau US$61,2 miliar dalam semalam. 

Nyaris Dua Kali Kapitalisasi BEI

Kekayaan Elon Musk ini melampaui orang-orang terkaya lainnya di dunia lebih dari tiga kali lipat. Bahkan, kekayaan Musk kini hampir dua kali lipat lebih besar dibanding kapitalisasi pasar saham Indonesia yang berada di level Rp10.524 triliun per Jumat (12/6/2026).

Baca Juga

  • Elon Musk Jadi Triliuner Pertama Dunia usai SpaceX Go Public
  • Pemerintah Australia Mulai Khawatirkan Risiko Keamanan Starlink Elon Musk
  • Anthropic Sewa Kapasitas Komputasi dari xAI Elon Musk Rp22 Triliun per Bulan

Sementara itu, posisi orang terkaya nomor dua ditempati pendiri Google, Larry Page. Forbes mencatat kekayaan Larry Page saat ini berada pada posisi US$293 miliar per Jumat.

Elon Musk dalam livestream JP Morgan sebelumnya mengatakan SpaceX telah mencatat arus kas positif sejak sekitar 2014-2015.

Menurutnya, keputusan membawa SpaceX ke bursa saat ini bertujuan untuk menghimpun modal untuk mendukung fase pertumbuhan yang signifikan. 

“Kami akan menempatkan mungkin lebih dari 100.000 satelit untuk layanan komunkasi,” ujar Musk.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhut luncurkan DSS Jaga Rimba permudah tata kelola hutan
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Bondowoso Siaga! Dua Kebakaran Beruntun Terjadi dalam Hitungan Jam
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Tahun Baru Islam 2026, Menag Nasaruddin: Momentum Transformasi Diri dan Sosial
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Golkar Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran: Momentum Pemerintah Perbaiki Fiskal
• 12 jam laludetik.com
thumb
Elza Syarief Mundur dari Penasihat Hukum Sony Sanjaya, Ini Alasannya
• 20 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.