India Sampaikan Protes Keras kepada Amerika Serikat atas Serangan yang Tewaskan Tiga Pelaut

pantau.com
2 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah India menyampaikan protes keras kepada Amerika Serikat setelah serangan terhadap kapal di Teluk Oman menewaskan tiga pelaut berkewarganegaraan India, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar.

India Protes Langsung kepada Pemerintah Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan telah menyampaikan keberatan tersebut secara langsung kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio.

Ia mengungkapkan, “Saya kembali menegaskan protes keras India atas serangan Angkatan Laut AS di kawasan Teluk yang menewaskan tiga pelaut India.”

Jaishankar juga menegaskan, “Ia menegaskan bahwa serangan terhadap kapal niaga tidak dapat dibenarkan.”

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri India telah memanggil Kuasa Usaha Amerika Serikat di New Delhi, Jason Meeks, untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden tersebut.

Serangan Terjadi di Teluk Oman

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (US Central Command) menyatakan telah melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak berbendera Guinea-Bissau di Teluk Oman karena diduga melanggar blokade terhadap Iran.

Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sasaran di Iran pada 28 Februari yang dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Meskipun Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata pada 7 April yang secara resmi masih berlaku, kedua negara masih menjalani perundingan dan sesekali terjadi serangan terbatas di antara kedua pihak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mandiri Sahabat Desa Berdayakan 28 Desa di Sepanjang Mandiri Jogja Marathon 2026
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung Usul Tambah Anggaran Rp 28,1 T di 2027, Ini Rinciannya
• 1 jam laludetik.com
thumb
Mengamuk Gara-Gara Tak Diberi Uang, Pemuda di Pati Bakar Rumah Orangtuanya | BERUT
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Taiwan usulkan hukuman lebih berat bagi penghindar wajib militer
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Demo Hari ini: Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Beberapa Titik Jakarta
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.