Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus mengatakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan segera menerima jaket Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi.
Penyematan jaket disebut akan menjadi penegasan posisi politik Jokowi yang tidak lagi bersama PDI Perjuangan (PDIP).
Advertisement
Bestari menyampaikan, kedekatan Jokowi dengan PSI sebenarnya bukan hal baru. Bahkan, menurut dia, pengurus DPP PSI pernah menyematkan jaket partai kepada Jokowi dalam kesempatan sebelumnya meski belum dilakukan secara formal.
"Bahkan kalau melihat ke belakang itu pernah sudah, kawan-kawan dari DPP itu datang, ya tidak formal tapi menyematkan jaket juga sudah pernah dan dipakai oleh Pak Jokowi, pernah itu," kata Bestari kepada Liputan6.com, Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan, penyematan jaket secara resmi tinggal menunggu keputusan Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep. Menurut Bestari, momentum tersebut nantinya menjadi simbol yang dapat dipahami publik terkait posisi politik Jokowi saat ini.
"Kalau simbolis daripada itu diharapkan sebagai satu permakluman bagi seluruh masyarakat republik kita ini, ya nanti Ketua Umum yang akan menyematkan itu pada waktu dan tempat yang nanti diputuskan oleh Ketua Umum," ungkapnya.
Bestari menuturkan, Jokowi sejatinya sudah menjadi bagian dari PSI sejak lama. Ia menegaskan bahaa telah berulang kali menyampaikan hal tersebut kepada publik, sementara pengumuman resmi mengenai posisi Jokowi di partai tinggal menunggu waktu.
"Kalau masalah Pak Jokowi sudah di PSI, wah saya sebagai juru bicara PSI sudah berkali-kali menyampaikan Pak Jokowi sudah bersama kita di PSI. Ah, tinggal nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan secara langsung posisi beliau dan juga mungkin nanti hal-hal lainnya gitu," jelasnya.




