JAKARTA, KOMPAS.com - Lintasan lari BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 pada Sabtu (13/6/2026) pagi tidak hanya diwarnai oleh peserta muda.
Di antara ribuan pelari yang memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), tampak sosok-sosok pelari lanjut usia (lansia) yang tetap tangguh menaklukkan rute 10 kilometer.
Zul Ardhia (60) adalah salah satunya. Warga Tangerang Selatan ini baru menekuni hobi lari sekitar satu tahun terakhir.
Baca juga: Asmara Hancur Jadi Pelari Kalceur, Motivasi Warga Bekasi Ikut Lari 10K di Jakarta
Bagi Zul, lari di usia 60 tahun adalah bentuk kesadaran akan pentingnya menjaga raga sebagai karunia Tuhan.
"Saya baru mulai lari karena merasa sudah lansia, harus olahraga. Ternyata lari ramai-ramai ribuan orang begini menyenangkan, kita membeli suasananya," ujar Zul saat ditemui Kompas.com.
Mengingat usia yang tak lagi muda, Zul mengaku sangat disiplin dalam menjaga kondisi fisiknya selama berlari.
Ia selalu memantau alat pengukur detak jantung (heart rate) agar tidak melampaui batas aman.
"Umur tidak bisa bohong. Begitu alarm di jam saya bunyi 'tit-tit-tit' di angka 146, saya langsung pelan, slowdown. Saya tidak mau kebablasan kolaps. Prinsipnya, lari adalah investasi buat umur tua nanti," tambah dia.
Baca juga: BTN JAKIM 2026 Tutup Banyak Jalan Jakarta Besok dan Minggu, Ini Daftarnya
Harapan menua dan sehat bersamaInspirasi serupa datang dari pasangan suami istri asal Kota Tangerang, Benny Mansyur (57) dan Endang Retno (47).
Keduanya kompak mengikuti kategori 10K demi satu tujuan sederhana namun mendalam: menua dengan sehat bersama.
Endang menceritakan, keputusannya untuk mulai berlari bermula dari riwayat kesehatan yang cukup berat.
Dalam satu tahun, ia sempat menjalani dua kali operasi yang membuatnya merasa sangat lemas.
"Saya capek sakit terus. Akhirnya bilang, saya mau sehat lah. Jadi saya tantang diri sendiri ikut event lari. Ternyata napas yang biasanya ngos-ngosan sekarang jadi lebih panjang," kata Endang.
Benny pun setia mendampingi sang istri di setiap lintasan. Baginya, olahraga bersama istri memberikan validasi hidup sehat yang bergengsi di usia mereka saat ini.
"Harapannya kami pengin menua sehat bareng-bareng. Pesan buat yang muda- muda, konsistenlah. Jangan tunggu sakit dulu baru mau olahraga. Jangan cuma ikut karena lagi hype atau tren, tapi jadikan gaya hidup," tutur Benny.
Baca juga: BTN JAKIM 2026 Digelar 13-14 Juni, Ini Daftar Rute Transjakarta yang Berubah





