New Delhi: Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menyampaikan protes keras kepada Amerika Serikat terkait serangan terhadap sebuah kapal di Teluk Oman yang menewaskan tiga pelaut warga negara India.
Melalui unggahan di platform X pada Jumat, Jaishankar mengatakan telah menyampaikan keberatan tersebut secara langsung kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
"Saya kembali menegaskan protes keras India atas serangan terhadap kapal yang menewaskan tiga pelaut India di kawasan Teluk," tulis Jaishankar, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa serangan terhadap kapal niaga tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri India telah memanggil Kuasa Usaha Amerika Serikat di New Delhi, Jason Meeks, untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden tersebut.
Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) pada Kamis menyatakan pasukannya telah melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak berbendera Guinea-Bissau di Teluk Oman.
Menurut CENTCOM, tindakan tersebut dilakukan karena kapal itu diduga melanggar blokade yang diberlakukan terhadap Iran. Pernyataan militer AS tidak secara rinci menjelaskan kronologi insiden maupun kondisi awak kapal setelah operasi dilakukan.
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang masih membayangi kawasan Teluk.
Konflik meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sasaran di Iran pada 28 Februari. Pertempuran yang berlangsung selama beberapa pekan dilaporkan telah menewaskan lebih dari 3.000 orang.
Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata pada 7 April yang hingga kini secara resmi masih berlaku.
Meski demikian, kedua negara masih terlibat perundingan untuk menyusun kerangka nota kesepahaman guna mengakhiri konflik secara permanen. Di tengah proses diplomatik tersebut, insiden keamanan dan serangan terbatas dilaporkan masih sesekali terjadi di kawasan.
Baca juga: Tiga Awak India Hilang setelah Kapal Tanker Ditembaki AS di Lepas Pantai Oman




