Bogor: Komunitas Ramah Lingkungan (Koral) mengadakan pelatihan urban farming di wilayah Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan cara bercocok tanam di sekitaran rumah.
Pelatihan urban farming ini menghadirkan penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan). Dia adalah Jumena Adijaya, seorang penyuluh pertanian.
Jumena menegaskan, bahwa ketahanan pangan itu dimulai dari lingkungan rumah sendiri. Lahan sempit yang ada di rumah bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam sayuran dengan menggunakan polibag.
"Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah warga masyarakat, khususnya yang tinggal di komplek perumahan, dapat memanfaatkan pekarangannya dengan optimal, yaitu menanam tanaman sayuran di pekarangan dengan menggunakan polibag ataupun media tanam lainnya. Selain itu, manfaat yang didapat pekarangan jadi hijau, asri, dan tentu menyediakan pangan di sekitar rumah," kata Jumena, dalam program Metro Community Metro TV, Sabtu, 13 Juni 2026.
Baca Juga :
Metro Community: Panen Sayur Mayur di Lahan Terbatas Tengah KotaKegiatan pelatihan ini disambut hangat oleh anggota Koral. Syaiful Bahri Litongga, salah satunya. Dia mendapatkan wawasan baru melalui pelatihan ini.
"Karena selama ini saya perhatikan di lingkungan saya, begitu masyarakat sekitar kurang peduli dengan lingkungannya. Tapi dengan adanya kegiatan ini saya sangat senang sekali gitu ya, dan akan mengikuti lagi nanti untuk acara-acara berikutnya sehingga penambahan wawasan saya tambah luas untuk merawat lingkungan itu," kata Syaiful.
Komunitas tersebut menjadi tulang punggung pertanian urban dengan saling mendukung dan berbagi pengalaman. Mereka biasanya terdiri dari petani kota, pencinta lingkungan, aktivis sosial, dan masyarakat umum yang peduli kesehatan lingkungan.
Urban farming ini menciptakan lingkungan menjadi hijau dan asri. Diharapkan kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat lainnya




