Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta telah menutup 27 perlintasan liar dari total target 49 perlintasan sebidang kereta api atau setara dengan progres 55,10 persen pada 2026.
"Upaya ini merupakan langkah nyata KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Sabtu.
Adapun pada Jumat (12/6), KAI Daop 1 Jakarta menutup perlintasan sebidang KM 119+4/5 Kampung Odel, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.
Pada lokasi tersebut, dilakukan penutupan permanen dengan pemasangan empat titik patok penghalang menggunakan bantalan rel bekas yang dicat merah-putih sebagai penanda larangan melintas.
Selama pelaksanaan kegiatan, operasional perjalanan kereta api tetap berjalan lancar tanpa gangguan. KAI Daop 1 Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam pelaksanaan program penutupan perlintasan sebidang.
Baca juga: Sembilan pintu kereta ilegal di Banten akan ditutup
Franoto menegaskan, penutupan perlintasan sebidang tidak semata-mata dilakukan untuk membatasi akses masyarakat, melainkan sebagai upaya bersama untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan dan perjalanan kereta api.
“Melalui penutupan perlintasan, kami berupaya mencegah potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” katanya.
Dia kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penutupan perlintasan sebidang ini.
"Dukungan dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi semua,” kata Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak membuka kembali akses yang telah ditutup serta tidak membuat perlintasan liar baru.
Masyarakat juga diharapkan menggunakan perlintasan resmi yang tersedia dan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.
Baca juga: KAI Jakarta targetkan tutup 40 perlintasan liar pada 2026
Baca juga: KAI Jakarta tutup perlintasan liar jalur Tebet-Cawang demi keselamatan
"Upaya ini merupakan langkah nyata KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Sabtu.
Adapun pada Jumat (12/6), KAI Daop 1 Jakarta menutup perlintasan sebidang KM 119+4/5 Kampung Odel, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.
Pada lokasi tersebut, dilakukan penutupan permanen dengan pemasangan empat titik patok penghalang menggunakan bantalan rel bekas yang dicat merah-putih sebagai penanda larangan melintas.
Selama pelaksanaan kegiatan, operasional perjalanan kereta api tetap berjalan lancar tanpa gangguan. KAI Daop 1 Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam pelaksanaan program penutupan perlintasan sebidang.
Baca juga: Sembilan pintu kereta ilegal di Banten akan ditutup
Franoto menegaskan, penutupan perlintasan sebidang tidak semata-mata dilakukan untuk membatasi akses masyarakat, melainkan sebagai upaya bersama untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan dan perjalanan kereta api.
“Melalui penutupan perlintasan, kami berupaya mencegah potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” katanya.
Dia kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penutupan perlintasan sebidang ini.
"Dukungan dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi semua,” kata Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak membuka kembali akses yang telah ditutup serta tidak membuat perlintasan liar baru.
Masyarakat juga diharapkan menggunakan perlintasan resmi yang tersedia dan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.
Baca juga: KAI Jakarta targetkan tutup 40 perlintasan liar pada 2026
Baca juga: KAI Jakarta tutup perlintasan liar jalur Tebet-Cawang demi keselamatan





