Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Alhamdulillah, Petani Senang

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, ACEH BARAT - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian.

Menurut dia, kelancaran distribusi pupuk tersebut membuat petani semakin optimistis karena mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

“Alhamdulillah, petaninya senang, pupuk lancar, produksi kita naik,” kata Menko Zulkifli Hasan saat menghadiri kegiatan “Rembuk Tani Pupuk Indonesia” di Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (13/6).

BACA JUGA: Pupuk Indonesia Grup Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat

Pria yang akrab disapa Menko Zulhas itu menambahkan keberhasilan sektor pertanian Aceh saat ini tidak terlepas dari langkah cepat pemerintah dalam melakukan pemulihan dan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, termasuk Aceh.

Itu berkat upaya tersebut, lahan pertanian kini kembali produktif dan mampu menghasilkan panen yang baik.

Menko Zulhas menegaskan bahwa setelah rehabilisasi ketersediaan pupuk yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas pangan di Aceh.

BACA JUGA: Perkuat Pengawasan, Pupuk Indonesia Hadirkan Command Center

Oleh karena itu, Presiden memberikan arahan khusus agar distribusi pupuk di lapangan tidak mengalami keterlambatan.

Lebih lanjut, Dia juga mengajak para petani untuk memanfaatkan hasil perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi yang telah dilakukan pemerintah.

Berbagai penyederhanaan kebijakan telah diterapkan sehingga akses petani terhadap pupuk bersubsidi menjadi lebih mudah dan cepat.

“Pergunakan momentum (kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi, Red) ini sebaik-baiknya untuk membuat petani kita lebih sejahtera,” tegasnya.

Sementara, salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen.

BACA JUGA: Serapan Pupuk Bersubsidi di Jabar Tinggi, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Tersedia

Kebijakan tersebut dimungkinkan karena meningkatnya efisiensi kinerja Pupuk Indonesia, yang bahkan tetap mampu melakukan pembangunan pabrik-pabrik baru tanpa menambah anggaran subsidi.

“Penurunan HET ini karena ada perubahan skema subsidi dari cost plus menjadi mark to market. Ini berkat dukungan dari Pupuk Indonesia,” jelas Menko Zulhas.

Dengan distribusi pupuk yang semakin lancar, harga yang lebih terjangkau, serta dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian, diharapkan produktivitas pertanian nasional terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin terwujud.

Di tempat yang sama Direktur Manajemen Risiko Pupuk Indonesia, Ninis K Adriani menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah terhadap kinerja Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi lebih efisien.

Kemudahan-kemudahan yang diberikan Pemerintah untuk petani, ungkapnya, menjadikan penyerapan pupuk bersubsidi lebih optimal.

Hingga 11 Juni 2026, secara nasional Pupuk Indonesia telah menyalurkan 4.374.633 ton atau 44,4 persen dari total alokasi 2026.

Adapun perinciannya 1.984.755 ton Urea, 2.213.848 ton NPK, 35.637 ton NPK Kakao, 3.757 ton SP-36, 5.744 ton ZA dan 130.892 ton Organik.

Khusus di Aceh Besar, Pupuk Indonesia telah menyalurkan 9.361 ton atau 42% dari total alokasi 2026, yaitu 22.472 ton. Adapun rincian penyalurannya Urea 4.518 ton, NPK 4.772 ton, dan Organik 71 ton.

Untuk mendukung penyerapan lebih optimal, Pupuk Indonesia juga menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebesar 831.297 ton juta ton per 12 Juni 2026.

Terdiri dari Urea 526.726 ton, NPK 231.452 ton, NPK Kakao 10.309 ton, SP-36 17.762 ton, ZA 3.096 ton dan Organik 41.953 ton Adapun stok pupuk subsidi di Aceh Besar saat ini sebanyak 9.361 ton, terdiri dari Urea 157 ton, NPK 609 ton, dan Organik 10 ton. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pupuk Indonesia Salurkan 737.125 Ton Pupuk Subsidi di Pulau Sumatera


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disabilitas Bukan Halangan, Dhery Tuntaskan Lari 10K dengan Satu Kaki dan Tongkat
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Media Sosial, Pekerja Digital, dan Perubahan Orientasi Karier Generasi Muda
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
PPIH Debarkasi Medan Ingatkan Haji Mabrur Harus Dijaga Sepanjang Hayat
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Korban Air Keras di Kubu Raya, Kalbar Dilaporkan atas Dugaan Pemerkosaan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Ketika Mesin Generative AI Berpikir, Apakah Mahasiswa Kita Berhenti Belajar?
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.