Ana/Trias kembali melangkah ke final Australian Open

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kembali melangkah ke final Australian Open untuk dua edisi berturut-turut mencapai babak serupa pada edisi penyelenggaran tahun lalu.

Ana/Trias memastikan langkah mereka ke final Australian Open 2026 setelah mengatasi perlawanan ganda Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun lewat rubber gim 15-21, 21-14, 21-10 dalam semifinal turnamen level BWF World Tour Super 500 itu di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Sabtu.

"Pasti senang bisa kembali ke final di sini, tapi masih belum selesai. Masih ada besok, jadi kami harus lebih semangat dan mengeluarkan seluruh tenaga," ujar Trias dalam pernyataan pascalaga PBSI.

Baca juga: Ana/Trias tak terbawa irama lawan untuk tembus semifinal

Ana menilai bahwa ganda Taiwan bermain sangat baik di hari ini karena bisa menyiapkan pola yang cukup merepotkan ia dan Trias.

"Mereka belajar dari pertemuan pertama dan mereka sudah siap dengan polanya hari ini, di gim pertama kami terbawa ritme dan tempo mereka. Setelah itu kami bisa menemukan cara yang tepat untuk bangkit," kata Ana.

Dengan kembali melangkah ke final, tentu Ana/Trias berambisi untuk bisa menuntaskan rasa penasaran untuk menjuarai turnamen BWF Super 500 ini.

Di final tahun 2025, Ana/Trias terpaksa puas menjadi runner-up setelah mengakui keunggulan rekan senegaranya Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

"Siapapun lawannya pasti kami harus siap untuk besok tapi kami berharap Rachel/Febi bisa menang untuk mengulang final tahun lalu untuk Indonesia," ungkap Trias.

Baca juga: Ubed akui ketangguhan Dong Tian Yao, "All-Indonesian Final" batal

Baca juga: Sabar/Reza segel tiket final Australian Open 2026


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Babak Pertama Amerika Serikat vs Paraguay: Tuan Rumah Dominasi Albirojja
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Mesin Ketik Bertemu Mesin yang Belajar
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran Rumah di Cirebon Tewaskan Seorang Lansia, Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kelompok Handala Klaim Retas Drone FBI, Lontarkan Ancaman ke Ajang Piala Dunia
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Wamen PPPA: Bocah Korban Bully hingga Kesetrum di Jakpus Berhak Dapat Restitusi
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.