Pimpinan MPR: Situs Batujaya bukti peradaban luhur bangsa Indonesia

antaranews.com
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan situs Batujaya di Karawang, Jawa Barat, bukan sekadar kawasan peninggalan purbakala, melainkan bukti bahwa Indonesia memiliki peradaban dengan nilai-nilai luhur sejak berabad-abad lalu.

"Batujaya bukan sekadar situs, dia adalah saksi bagaimana masyarakat hidup berdampingan pada masa lalu, berdampingan dalam keberagaman," kata dia sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan kompleks percandian di Batujaya yang merupakan candi Buddha berasal dari abad ke-5, jauh lebih tua daripada Candi Borobudur. Pada masa yang sama, kerajaan-kerajaan Hindu mulai tumbuh, tetapi pemeluk kedua agama itu bisa hidup berdampingan.

"Di sinilah sebetulnya ada sebuah pembelajaran bahwa nilai toleransi itu sudah hidup dan berakar sejak berabad-abad lalu di Nusantara," ucap Lestari.

Menurut dia, peninggalan bersejarah di Batujaya merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah yang bermuara pada empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Lestari mengingatkan bahwa tanpa pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah, bangsa Indonesia akan kehilangan arah dan tanpa budaya yang kuat, suatu bangsa akan mudah tercabut dari akarnya.

Ia menyampaikan hal itu pada Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI bertajuk "Batujaya: Warisan Peradaban dan Identitas Bangsa" di kawasan Percandian Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (12/6).

Forum tersebut di antaranya dihadiri oleh Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Ia berpesan kepada para calon arkeolog yang hadir agar dapat menjadi penjaga ingatan bangsa.

Di era digital saat ini, kata Lestari, ada tantangan besar berupa pseudoarkeologi dalam bentuk cerita-cerita karangan yang marak di masyarakat. Karenanya, butuh kolaborasi seluruh pihak agar berbagai tantangan sejarah yang muncul dapat terjawab.

"Tugas kita semua adalah menunjukkan dan memahami bahwa warisan budaya yang ada, seperti peninggalan bersejarah di situs Batujaya adalah bagian dalam sejarah peradaban bangsa ini dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, penting untuk membangun karakter generasi penerus bangsa," ucapnya.

Baca juga: Pimpinan MPR: Nilai-nilai integritas harus ditanamkan sejak dini

Baca juga: Lestari: Peran masyarakat adat penting dalam bangkitkan pangan lokal

Baca juga: MPR : Pengamalan Pancasila perlu diperkuat hadapi tantangan global


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Suami Siram Air Keras ke Pemerkosa Istri di Kubu Raya, Kalimantan Barat
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Ulang Tahun, Presiden Israel Berterima Kasih Bantu Perang Lawan Iran
• 1 jam laludetik.com
thumb
KSP Kawal Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Malang
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengacara BP Ditetapkan Tersangka Pemerasan Rp350 Juta di Jakarta Pusat | BERUT
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Rekan Jay Idzes Berpotensi Dibajak, Sang Bek Timnas Indonesia Berpeluang Susul Fabio Grosso ke Fiorentina?
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.