JAKARTA - Sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Barat mulai mengalami kekeringan seiring berlangsungnya musim kemarau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 1.624 jiwa terdampak di Kabupaten Cilacap, Karawang, dan Bogor.
Di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kekeringan terjadi di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, dan Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi. Sebanyak 120 jiwa di Desa Kedungbenda serta 398 jiwa di Desa Karangkemiri terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.
Hingga Jumat 12 Juni 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap telah mendistribusikan 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak. Selain itu, BPBD juga terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memantau perkembangan kondisi kekeringan dan memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
"Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. BNPB mencatat sebanyak 372 jiwa di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, terdampak kekeringan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (13/6/2026).




