VIVA – Dalam menjalankan usaha, para pedagang tentu mendambakan sebuah keuntungan yang halal dan berkah.
Untuk mencapainya, ikhtiar harus dilakukan secara seimbang, yaitu melalui tindakan nyata (lahiriah) seperti menerapkan strategi pemasaran yang tepat dan pelayanan terbaik, serta ikhtiar batin melalui doa.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk kelancaran usaha bersumber dari Nabi Sulaiman AS, sosok nabi yang dikenal dengan kekayaan dan kekuasaannya yang besar.
Doa berikut ini diabadikan dalam Al-Qur’an Surah An-Naml ayat 19.
Bukan sekadar meminta materi, isi doa ini sebenarnya merupakan ungkapan rasa syukur yang mendalam atas nikmat Allah SWT, serta permohonan agar diberi kemampuan untuk beramal saleh yang diridhai-Nya.
Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan bisnis yang dijalankan tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga membawa keberkahan dan kebaikan bagi sesama.
Berikut doa penglaris dagangan yang terdapat dalam QS An-Naml ayat 19.
Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS.فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ
Fatabassama ḍāḥikam min qaulihā wa qāla rabbi auzi‘nī an asykura ni‘matakal-latī an‘amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a‘mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn(a).
Artinya: Dia (Sulaiman) tersenyum seraya tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
(kmr)





