Kepala BGN Minta Masyarakat Lebih Cermat Terima Informasi soal MBG

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Banyak pihak tidak bertanggung jawab yang kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif.

Kepala BGN Minta Masyarakat Lebih Cermat Terima Informasi soal MBG

IDXChannel - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang membantah adanya informasi mengenai pembagian keuntungan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto. Nanik menegaskan informasi yang tersebar ini hoaks.

Nanik juga membantah narasi viral terkait pernyataan dirinya terhadap mantan Wakil Kepala BGN, Dadan Hindayana. Dia menyebut tidak pernah menyampaikan pernyataan mengenai Dadan.

Baca Juga:
Nanik S Deyang Menghadap Prabowo, Laporkan Efisiensi Anggaran MBG

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," kata Kepala BGN, Nanik S. Deyang, Sabtu (13/6/2026).

Nanik melanjutkan, banyak pihak tidak bertanggung jawab yang kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif. Hal ini, kata dia, berpotensi menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Baca Juga:
Nanik S Deyang Bakal Rekrut Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Jadi Dewan Pengarah BGN

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Nanik.

Baca Juga:
Nanik S Deyang Resmi Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil

BGN menegaskan bahwa seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, baik melalui keterangan pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar saluran resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

Lebih lanjut, BGN mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," kata Nanik.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI Gandeng Bank Central China Perkuat Stabilitas Ekonomi
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tangis Haru Taylor Swift Jadi Perempuan Termuda di Songwriters Hall of Fame
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenpora Buka Rekrutmen Delegasi Indonesia untuk BRICS Youth Thematic Session 2026, Ini Syaratnya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
WNA Australia Dideportasi Setelah Terbukti Menyalahgunakan ITAS Investor untuk Kelola Penginapan di Dompu
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Klasemen Piala Dunia 2026: Tiga tuan rumah sementara di posisi pertama
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.