Jawab Tuntutan Mahasiswa Soal Pemborosan APBN, Istana Klaim Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Hal ini sekaligus menjawab salah satu tuntutan dari demo mahasiswa.

Jawab Tuntutan Mahasiswa Soal Pemborosan APBN, Istana Klaim Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun

IDXChannel - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari menegaskan Presiden Prabowo Subianto selama ini telah berfokus untuk menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Qodari mengatakan hal ini sekaligus menjawab salah satu tuntutan dari demo mahasiswa yang terjadi pada Jumat (12/6/2026).

Baca Juga:
Target Penerimaan Negara Naik Jadi 12,01 Persen PDB di 2027, Defisit APBN Maksimal 2,4 Persen

"Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor," kata Qodari, Sabtu (13/6/2026).

Qodari melanjutkan, Prabowo sejak awal pemerintahan melakukan penghemat terhadap berbagai pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial. Kebijakan tersebut, menurutnya, berhasil menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp300 triliun.

Baca Juga:
Makan Bergizi Gratis (MBG) Serap APBN Rp88,15 Triliun hingga Mei 2026

Menurutnya, Prabowo selama ini merupakan sosok paling depan untuk menghentikan kebocoran penerimaan negara. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pembentukan Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola aset dan kekayaan negara.

Baca Juga:
Kenaikan Harga Pertamax Rp16.250 Jadi Alarm Ketahanan APBN 2026

"Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa," lanjut dia.

Meski demikian Qodari mengaku tuntutan dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Menurutnya, pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

Baca Juga:
Bank Dunia Ramal Defisit APBN 2,8 Persen di 2027 Akibat Beban Subsidi Energi dan Program Prioritas

"Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa," kata Qodari.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Cuma-Cuma, Iran Beri Syarat Sebelum Memulai Negosiasi Nuklir dengan AS
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tegang, Swedia Kerahkan Jet Tempur untuk Cegat Pesawat Rusia
• 14 jam laludetik.com
thumb
Apakah Pertumbuhan Ekonomi Masih Belum Merata?
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Hindari Kamar dengan Nomor Akhiran 01 saat Menginap di Hotel, Ini Alasannya
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sekali Lagi Damai Antara AS dan Iran di Depan Mata
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.