Kementerian Keuangan Malaysia resmi mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk periode 11 hingga 17 Juni 2026 tidak mengalami perubahan.
Sebagai perbandingan, untuk jenis bensin dengan nilai oktan (RON) 95, harga non-subsidi di Malaysia dipatok RM 3,72 atau setara Rp16.312 per liter.
Sementara di Indonesia, bensin dengan oktan sejenis yaitu Pertamax Green 95, kini harganya melonjak menjadi Rp17.000 per liter setelah mengalami kenaikan sebesar Rp4.100.
Berikut adalah rincian lengkap perbandingan harga BBM di Indonesia dan Malaysia per Juni 2026 dengan menggunakan acuan kurs 1 MYR = Rp4.385 (per 13 Juni 2026):
Daftar Harga BBM Indonesia (Per 10 Juni 2026)
Pertamax Series:
- Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter (naik dari Rp12.300)
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter (naik dari Rp12.900)
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter (tetap)
Dex Series (Diesel):
- Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter (tetap)
- Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter (tetap)
Daftar Harga BBM Malaysia (Periode 11–17 Juni 2026)Bensin (Petrol):
- RON 95 Subsidi (Skema Budi Madani): RM1,99 per liter atau sekitar Rp8.726 per liter. (Fasilitas ini khusus warga lokal pemegang SIM sah, dengan kuota bulanan sementara yang dinaikkan menjadi 200 liter per bulan).
- RON 95 Non-Subsidi: RM3,72 per liter atau sekitar Rp16.312 per liter.
- RON 97: RM4,35 per liter atau sekitar Rp19.075 per liter.
Bahan Bakar Diesel:
- Diesel Standar (B10/B15) Semenanjung: RM4,67 per liter atau sekitar Rp20.470 per liter.
- Diesel Euro 5 B7: RM4,87 per liter atau sekitar Rp21.345 per liter. (Varian ini lebih mahal 20 sen atau sekitar Rp880 dibanding standar).
- Diesel Wilayah Khusus (Sabah, Sarawak, dan Labuan): RM2,15 per liter atau sekitar Rp9.428 per liter. (Mendapat subsidi khusus dari pemerintah).





