Kasus Indonesia Kembali Diungkit, FIFA Dinilai Terlalu Lembek ke Amerika soal Piala Dunia

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat kembali menuai kontroversi. Di tengah gemerlap turnamen sepak bola terbesar di dunia, FIFA kini menghadapi sorotan terkait dugaan standar ganda dalam menyikapi persoalan politik dan kebijakan negara tuan rumah.

Perdebatan ini mencuat karena banyak pihak membandingkan sikap FIFA terhadap Indonesia pada 2023 dengan perlakuannya terhadap Amerika Serikat saat ini.

Baca Juga :
Sedang Berlangsung! Begini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Qatar vs Swiss Gratis
Terpopuler: Deretan Kontroversi dan Sisi Gelapnya Piala Dunia, John Herdman Panggil 2 Calon Pemain Naturalisasi Baru

Seperti diketahui, Indonesia kehilangan status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah muncul penolakan terhadap kehadiran Timnas Israel. FIFA saat itu mengambil langkah tegas dengan mencabut hak tuan rumah dari Indonesia hanya beberapa pekan sebelum turnamen dimulai.

Namun situasi berbeda terlihat pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sejumlah persoalan terkait kebijakan imigrasi Amerika Serikat justru muncul menjelang dan selama turnamen berlangsung. Meski demikian, FIFA sejauh ini tetap memberikan dukungan penuh kepada negara tersebut sebagai tuan rumah utama.

Salah satu kasus yang paling menyita perhatian melibatkan Timnas Iran. Di tengah hubungan diplomatik yang tegang antara Washington dan Teheran, sejumlah anggota federasi, staf pendukung, hingga ofisial Iran dilaporkan mengalami kesulitan memperoleh visa untuk memasuki wilayah Amerika Serikat.

Tak hanya itu, jatah tiket yang sebelumnya dialokasikan bagi suporter Iran juga disebut mengalami pembatasan. Bahkan 13 anggota staf kepelatihan Timnas Iran dikabarkan tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.

Situasi tersebut memaksa Team Melli memindahkan basis persiapannya ke Tijuana, Meksiko, yang berada dekat perbatasan AS. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi ketidakpastian proses imigrasi menjelang pertandingan.

Kontroversi lain datang dari sosok Omar Abdulkadir Artan. Wasit asal Somalia yang dipilih FIFA untuk bertugas di Piala Dunia 2026 itu gagal menjalankan tugasnya setelah tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.

Artan sejatinya berpeluang mencetak sejarah sebagai wasit Somalia pertama yang tampil di Piala Dunia. Namun kebijakan imigrasi yang membatasi warga dari sejumlah negara membuat mimpinya kandas sebelum turnamen dimulai.

Laporan menyebut Artan sempat menjalani pemeriksaan intensif selama berjam-jam sebelum akhirnya dideportasi dan dipulangkan.

Baca Juga :
Kisah Legendaris: Piala Dunia 1954, Lahirnya Miracle of Bern di Tengah Hujan Gol
Demam Piala Dunia 2026 Mulai Menyala di Indonesia, Fans Berpeluang Nonton Final di New York
Ronaldo Tak Jagokan Brasil, Sebut Dua Negara Ini Paling Berpeluang Juara Piala Dunia 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Gebuk Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia Diharapkan Berani Tantang Tim Top asal Afrika
• 22 jam lalubola.com
thumb
Stok Minyak AS Menipis, Pasar Global Disebut Dekati Titik Kritis
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Nasib Zodiak Minggu 14 Juni 2026: Taurus Perlu Istirahat, Pisces Dapat Peluang Baru
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Anis Matta: Partai Gelora Perjuangkan Penghapusan Ambang Batas Pemilu
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Ernando Ari Targetkan Prestasi Lebih Tinggi Bersama Persebaya
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.