Di Depan Sarjana Melayu ISMI, Wamendagri Dorong Usia Produktif Manfaatkan Bonus Demografi

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong para pemuda yang masih berusia produktif untuk memanfaatkan bonus demografi.

Wamendagri yakin Indonesia bisa melompat menjadi negara maju 2045, asalkan para usia produktif bisa memanfaatkan bonus demografi. 

Hal itu ia sampaikan di depan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Wilayah Jakarta Raya yang secara resmi melaksanakan pelantikan pengurus periode 2026-2031.

BACA JUGA:Wamendagri Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Integrasi Kawasan Aglomerasi

“Indonesia berada di posisi krusial penting dan mungkin kritis. Ini beda saat saya kuliah gak begini. Hari ini Indonesia, diprediksi, digadang-gadang, diramal, akan menjadi 1 dari 20 negara maju di dunia dalam waktu 20 tahun,” ucapnya dalam orasinya.

Artinya, kata dia, orangtua tak usah pusing menyekolahkan anak dan tak ada pengangguran, 

“Ke mana-mana transportasi gampang, akses pendidikan mudah. Tapi catatannya, itu hanya akan terjadi ketika bangsa ini berhasil memanfaatkan bonus demografi. Semua negara yang berhasil lompat jadi negara maju, memanfaatkan bonus demografi,” ucapnya. 

BACA JUGA:Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Diri

Apa itu bonus demografi?

“Yakni ketika usia produktif lebih banyak dari non produktif. Ini angkanya bagus. Sekarang 100 orang produktif menanggung 45 non-produktif,” paparnya. 

“Kondisi ini tak selamanya, nanti akan expired, nanti akan selesai, hari ini yang produktif akan lebih banyak,” jelasnya. 

BACA JUGA:Wamendagri Ribka : Perlu Sinergisitas dan Tata Kelola Yang Baik Dalam Percepatan Pembangunan Papua

Kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kaum intelektual Melayu dalam pembangunan bangsa, penguatan budaya, serta peningkatan kontribusi sumber daya manusia Melayu di tengah dinamika masyarakat modern. 

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemelayuan, unsur pemerintah, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan budaya dan intelektualitas Melayu di Indonesia. 

Dalam sambutannya, Ketua ISMI Wilayah Jakarta Raya Tengku Syahdana, S.Kom, CRMO menyampaikan bahwa organisasi ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi para sarjana dan intelektual Melayu untuk bersinergi, berkolaborasi, dan menghadirkan gagasan gagasan konstruktif bagi kemajuan bangsa.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuk Usulan Inpres Jalan Daerah, Pemerintah Segera Bangun 3 KM Jalan Serindang–Bukit Segoler
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Satpol PP Bongkar Ratusan Kios Ilegal di Jalur Puncak Cianjur
• 15 jam laludetik.com
thumb
Menteri Riefky: Yogyakarta panutan pengembangan ekraf di Indonesia
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Betrand Peto Tiba-tiba Bongkar Tabiat Buruk Seseorang yang Diduga Sarwendah
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Dua Pria Ditangkap Saat Demo, Bawa Bom Molotov dan Diduga Bukan Mahasiswa
• 15 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.