Pemerintah Kota Bogor akan membangun flyover di Jalan MA Salamun. Nantinya, perlintasan sebidang kereta api di sana tidak akan ditutup total.
"Perlintasan MA Salmun tidak ditutup total. Akan dibangun flyover. Mereka (Komisi V DPR RI) melihat langsung kondisi lapangan dan akses warga yang sangat vital," kata Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dilansir Antara, Minggu (14/6/2026).
Menurut Jenal, kepastian tersebut menjawab isu yang sempat berkembang mengenai rencana penutupan total akses perlintasan sebidang di kawasan MA Salmun. Pembangunan flyover dipilih karena tetap menjaga konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
"Jadi tidak ditutup total, tetapi dibangunkan flyover untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua," ujarnya.
Selain MA Salmun, Pemkot Bogor juga mengusulkan percepatan penanganan perlintasan sebidang di kawasan Kebon Pedes yang saat ini telah masuk tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) di Kementerian Pekerjaan Umum.
Jaenal mengatakan proyek penanganan Kebon Pedes membutuhkan anggaran sekitar Rp350 miliar. Adapun cakupannya untuk pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi yang memerlukan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkot Bogor.
"Saya juga menyampaikan bahwa Kebon Pedes menjadi prioritas kami dan membutuhkan intervensi bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat," katanya.
(dek/dek)





