VIVA – Qatar, calon lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026. Swiss ditahan dengan cara yang dramatis.
Qatar memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 pada Minggu (14/6/2026) dini hari tadi WIB. Mereka bermain menghadapi Swiss di San Francisco Bay Arena Stadium, San Francisco, Amerika Serikat.
Sejak awal, Swiss telah mendominasi permainan dengan mengancam berkali-kali melalui Breel Embolo, Dan Ndoye, dan Manuel Akanji. Namun, tidak ada peluang yang berujung sebagai gol, setidaknya pada 15 menit pertama.
Di menit ke-17, Swiss mendapatkan penalti setelah kiper mereka, Mahmud Abunada, melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Embolo maju sebagai eksekutor dan sukses melaksanakan tugasnya dengan baik untuk membawa Swiss unggul.
Qatar berupaya membalas melalui Issa Laye pada menit ke-30. Namun, tembakannya masih bisa dihalau oleh kiper Swiss, Gregor Kobel.
Namun yang lebih sibuk di sisa babak pertama justru adalah Swiss. Berbagai upaya dari Dan Ndoye dan Ruben Vargas kembali mengancam.
Lini pertahanan Qatar dibuat sibuk namun skor 1-0 tetap tidak berubah hingga jeda turun minum. Di paruh kedua, Swiss kembali melanjutkan dominasinya untuk mencari gol kedua.
Namun, tembakan Granit Xhaka di menit ke-49 masih sedikit mengudara di atas gawang Qatar. Selagi upaya Embolo di menit ke-76 juga masih belum menemui sasaran.
Alih-alih mencetak gol kedua, Swiss justru kebobolan pada menit-menit akhir di masa injury time. Sebuah umpan silang dari sayap kiri salah diantisipasi oleh pemain pengganti Swiss, Miro Muheim, di menit ke-90 lewat empat menit.
Itu berujung kepada gol bunuh diri dan menyebabkan Qatar berhasil memetik satu poin dari laga ini. Duel pun berakhir tanpa pemenang dengan skor 1-1.
Swiss mengakhiri laga dengan memiliki enam peluang emas, melepaskan 26 tembakan yang tujuh di antaranya adalah tepat sasaran. Sedangkan Qatar hanya melakukan enam kali tembakan yang hanya tiga di antaranya tepat sasaran.
Bagi Qatar, satu poin ini menjadi sangat berarti untuk laga berikutnya. Ini membuka lebar-lebar persaingan di Grup B karena Kanada dan Bosnia sebelumnya juga bermain imbang 1-1.





