JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa potret korupsi dalam pengelolaan keuangan negara/daerah kini semakin sistemik. Bahkan, korupsi bukan hanya terjadi dalam proses pelaksanaan dari apa yang sudah dianggarkan.
Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. Dari operasi senyap tersebut, penanganan berlanjut ke OTT di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Dari dua peristiwa tertangkap tangan terakhir, KPK menemukan praktik rasuah di lingkungan pemerintah daerah (pemda) telah bertransformasi menjadi siklus berantai yang semakin panjang," kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
"Bahkan korupsi sudah terjadi jauh sebelum tahap perencanaan ataupun penganggaran dilakukan," sambungnya.
Budi melanjutkan, korupsi kembali terjadi di ujung rantai prosesnya demi menutup temuan penyimpangan atas pengelolaan anggaran tersebut.




