Brasil Pertahankan Rekor 92 Tahun Tak Terkalahkan di Laga Pembuka Piala Dunia

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Brasil kembali menjaga tradisi impresif di Piala Dunia. Selecao memperpanjang rekor tak terkalahkan pada laga pembuka yang sudah bertahan selama 92 tahun.

Catatan itu berlanjut setelah Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko di Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.

Hasil tersebut membuat Brasil belum pernah kalah di laga pembuka sejak takluk dari Spanyol pada Piala Dunia 1934. Rekor panjang itu kini telah bertahan selama lebih dari sembilan dekade.

Menurut data Transfermarkt, Brasil telah menjalani 21 laga pembuka Piala Dunia tanpa kekalahan. Dalam periode tersebut, mereka membukukan 17 kemenangan dan empat hasil imbang.

Meski membawa rekor mentereng, Brasil tidak menjalani pertandingan yang mudah. Tim asuhan Carlo Ancelotti sempat dibuat kesulitan oleh permainan disiplin Maroko.

Maroko bahkan lebih dulu mengejutkan Brasil pada menit ke-21. Ismael Saibari sukses membawa wakil Afrika itu unggul setelah memanfaatkan kesalahan lini tengah Selecao.

Gol berawal dari hilangnya penguasaan bola Lucas Paqueta di area berbahaya. Maroko lalu membangun serangan cepat yang diakhiri penyelesaian dingin Saibari.

Pemain PSV Eindhoven itu berlari menyambut umpan terobosan Brahim Diaz. Dengan tenang, ia mencungkil bola melewati Alisson Becker untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Selebrasi Pemain Timnas Brasil, Vinicius Junior di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters

Tertinggal satu gol membuat Brasil meningkatkan intensitas serangan. Respons cepat akhirnya datang lewat aksi individu Vinicius Junior pada menit ke-32.

Penyerang Real Madrid itu memainkan kombinasi apik bersama Bruno Guimaraes. Vinicius kemudian melewati kawalan lawan sebelum melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang.

Gol tersebut menjadi gol internasional ke-10 Vinicius bersama Timnas Brasil. Pemain berusia 25 tahun itu juga menjadi sosok yang paling merepotkan pertahanan Maroko sepanjang laga.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Kami harus lebih mampu menguasai bola dan bergerak lebih baik," ujar Vinicius usai pertandingan dilansir dari UOL Esporte.

Pada babak kedua, Brasil sempat mendominasi jalannya permainan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.

Maroko justru hampir mencuri tiga poin pada masa injury time. Situasi berbahaya terjadi ketika Neil El Aynaoui melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Keuangan Weton 14 Juni 2026: Ada yang Mendapat Rezeki Baru dan Wajib Antisipasi Kebocoran Kas
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Tutup Musancab di Lumajang, Said Abdullah Ingatkan Kader PDI-P Jangan Jauh dari Wong Cilik
• 15 jam laluberitajatim.com
thumb
KSP Kawal Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Malang
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hijrah Meneguhkan Komitmen Membangun Peradaban
• 20 menit lalurepublika.co.id
thumb
Ahmad Luthfi Pastikan Pelaksanaan SPMB SMA/SMK di Jateng Berjalan Lancar
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.